Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tak Ingin Kehilangan Siswa, Ini yang Dilakukan Guru SMA 10 Manado

Berada di SMA Negeri 10 Manado terlihat sesuatu yang berbeda di mana para siswa belajar di bawah pohon.

Penulis: | Editor:

Laporan wartawan Tribun Manado Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.ID, MANADO - Berada di SMA Negeri 10 Manado terlihat sesuatu yang berbeda di mana para siswa belajar di bawah pohon.

Hal ini dilakukan guru untuk menarik minat siswa agar tetap bertahan meski dengan jumlah siswa yang sedikit. Menurut Kepala Sekolah Brilly Lohoo MSi lokasi sekolah yang jauh dari jalan umum membuat masyarakat kurang tahu jika terdapat sekolah ini. Sesuai data kelas VII dan IX jumlah siswa hanya 105 orang, Senin (03/08).

Setiap Kepala Sekolah selalu berkeinginan agar sekolahnya memiliki siswa yang banyak. Namun hal ini tidak berlaku bagi SMA Negeri 10 Manado, dimana sekolah ini tidak begitu diminati siswa. Hal ini dipengaruhi oleh jauhnya sekolah dari jalan umum dan anak usia sekolah memilih sekolah di luar kelurahan Paniki Bawah.

"Sekolah kami kurang diminati dimana selain jauh tidak ada sarana angkutan beroda empat yang masuk. Kemudian kami hanya menampung siswa yang tidak lulus di sekolah ternama,"ujar Brilly Lohoo MSi yang merupakan Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Manado.

Menurut dia sistem belajar dilakukan berbeda agar minat siswa tidak berkurang apalagi terpengaruh dengan siswa sekolah luar. " Terpaksa kami harus melakukan hal ini dimana kami juga tidak ingin kehilangan siswa,"ujarnya.

Menurut dia sistem belajar ini lain dari pada yang lain, dimana siswa bebas belajar dan menikmati udara sejuk penuh pepohonan. Dengan demikian maka minat belajar akan semakin meningkat dan siswa berprestasi juga akan bermunculan.

"Meski siswanya sedikit namun kami punya cara menciptakan siswa berprestasi,"ujarnya.

Menurut dia sesuai data saat ini dari kelas VII dan kelas IX hanya 105 orang siswa saja yang terdaftar. Hal ini dipengaruhi lokasi sekolah yang kurang terpublikasi padahal sekolah ini sudah di bangun dari tahun 1994. "Sekolah ini sudah lama ada cuma kurang terekspos karena lokasinya yang jauh dari jalan umum,"ujarnya.

Ia pun berharap agar kedepannya sekolah ini semakin di kenal. Ia juga meminta agar kedepanya akses jalan semakin terbuka dan memudahkan para siswa. "Harapan besar lokasi jalan s3makin terbuka, kemudian sekolah kami di kenal luas,"ujarnya berhara

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved