Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

SHS Minta Gusman Bantu Pengadaan SPBU di Talaud

Masalah kelangkaan dan tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) di daerah Kepulauan Talaud dan kepulauan Sitaro, ikut menjadi isu strategis.

Penulis: | Editor:

Laporan Jurnalis Tribun Manado Pengasihan Susanto Amisan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Masalah kelangkaan dan tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) di daerah Kepulauan Talaud dan kepulauan Sitaro, ikut menjadi isu strategis yang disampaikan oleh Gubernur Sinyo Harry Sarundajang (SHS) ketika menyambut ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman, yang berkunjung ke Sulut pekan lalu.

Gubernur Sarundajang secara khusus meminta bantu dari ketua para senator itu, untuk mendorong pihak pertamina dan instansi terkait di pusat, supaya membantu pendirian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), sebagai solusi atas permasalahan kelangkaan dan tingginya harga BBM di dua kabupaten tersebut.

“Saya sudah berkali-kali minta agar Pertamina dapat membangun SPBU di wilayah Nusa Utara, khususnya Kabupaten Kepulauan Talau dan Kepulauan Sitaro, untuk mengatasi kurangnya stok BBM di sana. Namun Pertamina berdalih bahwa kewenangan mereka tidak membangun SPBU, melainkan hanya mengisi BBM,” ujar SHS.

Terkait masalah tersebut SHS memohon bantuan pemerintah pusat dalam hal ini melalui Ketua DPD-RI untuk membantu pengadaan atau pembangunan SPBU di kepulauan Talaud dan Sitaro. “Saat ini baru di Tahuna yang memiliki SPBU, sementara Talaud dan Sitaro belum ada,” ungkapnya.

Menanggapi permintaan Gubernur tersebut, Ketua DPD RI Irman Gusman berencana memanggil Direktur Utama PT Pertamina terkait minimnya ketersediaan SPBU di daerah kepulauan Talaud dan Sitaro. “Sekembali dari Manado, saya akan segera memanggil Dirut Pertamina untuk membahas kelangkaan BBM di daerah kepulauan di Sulut,” kata Gusman.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved