Akses jalan Dumoga-Lolak Rawan Longsor, Pengendara Pilih Lewati AKD
“Kalaupun kondisi cuaca tidak bersahabat, lebih baik para pengendara tidak lewat di jalur Pindol. Apalagi jalur tersebut rawan terjadinya longsor."
Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Akses jalan yang menghubungkan antara Dumoga Raya dan Kecamatan Lolak, yang berada di jalur Pinogaluman-Doloduo (Pindol) terancam longsor. Mengingat, seiring meningkatnya curah hujan akhir-akhir ini.
Pantauan Tribun Manado Sabtu (25/4/2015) di jalan potong terlihat beberapa lokasi yang rawan longsor. Padahal, jalan Pindol itu merupakan salah satu jalur alternatif bagi masyarakat yang berada di Dumoga untuk ke Ibu kota Lolak
“Kalaupun kondisi cuaca tidak bersahabat, lebih baik para pengendara tidak lewat di jalur Pindol. Apalagi jalur tersebut rawan terjadinya longsor, kalau intensitas curah hujan meningkat,” ucap Kepala BPBD Bolmong, Ir Channy Wayong.
Lanjut Wayong, pihaknya terus memantau terhadap kondisi wilayah mana saja yang berpotensi terjadinya bencana. “Petugas kami sudah melakukan pantauan dibeberapa titi rawan longsor, juga kami terus berkordinasi dengan pemerintah desa, Babinsa serta Polsek di setiap wilayah, guna memiliki informasi terjadinya bencana kedepan,” tandasnya.
Sementara itu, satu diantara warga Dumoga II, Kecamatan Dumoga Timur Tedi M mengaku, masih mempertimbangkan untuk lewat Pindol, jika musim penghujan. “Saya berpikir dua kali untuk lewat jalur itu, kalau sudah musim hujan. Kalaupun ke Lolak, pastiakan lewat jalur AKD (Amurang-Kotamobagu-Dumoga). Walaupun jarak tempuhnya panjang, namun jalannya tidak berisiko terjadi longsor,” pungkasnya menutup pembicaraan. (tribunmanado/maickel karundeng)
Ikuti berita-berita terbaru di tribunmanado.co.id yang senantiasa menyajikan secara lengkap berita-berita nasional, olah raga maupun berita-berita Manado terkini.