Info Saham Tribun Manado
BEI dan Indosat Gelar Kompetisi Perdagangan Saham Virtual
Bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia dapat menunjang pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun mendatang.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia dapat menunjang pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun mendatang. Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan jumlah penduduk Indonesia di 2014 mencapai 252,16 juta jiwa.
Sebagian besar atau sekitar 48,8% penduduk Indonesia berada dalam kelompok umur muda dan rata-rata laju pertumbuhan penduduk Indonesia dalam kurun waktu 2010-2014 sekitar 1,40 persen per tahun.
Studi Bank Dunia menunjukkan bonus demografi berkontribusi sekitar 30% terhadap pesatnya pertumbuhan ekonomi di Asia, termasuk di Indonesia. Oleh karena itu, pendidikan formal dan informal kepada generasi muda sangat penting, salah satunya pendidikan di sector keuangan, khususnya pasar modal. Saat ini masih banyak masyarakat, termasuk pelajar dan mahasiswa, yang belum memahami peran pasar modal dalam menggerakkan perekonomian Indonesia.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk meningkatkan pemahaman generasi muda Indonesia mengenai pasar modal adalah dengan mengadakan kompetisi pedagangan saham secara virtual. Bekerjasama dengan PT Indosat Tbk, BEI menghadirkan program kompetisi Indosat Stock Trading Contest (ISTC) untuk mahasiswa.
ISTC adalah program kompetisi yang bertujuan memberikan literasi yang lebih baik tentang investasi saham di pasar modal dan memberikan pengalaman bertransaksi saham. Peserta kompetisi melakukan transaksi saham secara virtual terhadap sejumlah saham pilihan yang diperdagangkan di BEI dan harga sahamnya diperoleh secara realtime.
Program yang juga hasil kerjasama dengan PT Winratama Perkasa (WinGamers) selaku penyedia layanan virtual online trading pertama di Indonesia ini, mulai diluncurkan padatanggal 8 April 2015 dan mulaidibuka pendaftaran bagi peserta program kompetisi hingga 30 September 2015.
President Director & CEO Indosat Alexander Rusli mengatakan, inisiasi dari program ISTC ini selain untuk mendukung program Gerakan Nasional Cinta (GeNTa) Pasar Modal, juga menjadi implementasi salah satu pilar ari program Corporate Social Responsibilty (CSR) yang dimiliki Indosat yakni pilar Edukasi.
Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas edukasi generasi muda Indonesia yang didukung oleh teknologi telekomunikasi dan aplikasi. "Termasuk edukasit entang online trading yang banyak mengaplikasikan teknologi di dalam aktivitas perdagangan sahamnya,” tambah Rusli.
Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, para mahasiswa yang menjadi peserta ISTC dapat memanfaatkan program ini untuk menguji pengetahuan dan kemampuannya dalam berinvestasi di saham-saham yang tercatat di BEI. Melalui program ISTC ini, diharapkanakan mendorong munculnya para investor muda pasar modal dari kalangan lokal yang andal.
“Sehingga pada akhirnya akan mendukung kemajuan perekonomian nasional melalui aktivitas perdagangan di pasar modal Indonesia,” ujar Ito.
Bertajuk “Wujudkan Mimpimu Menjadi Miliarder Muda”, ISTC terbuka bagi seluruh mahasiswa Indonesia. Program kompetisi ini berhadiah puluhan juta rupiah di setiap bulannya dengan total hadiah ratusan juta rupiah, gadget terbaru,serta berkesempatan bertemu para analis dan pakar ternama di dunia pasar modal Indonesia. Program kompetisi ini akan diadakan di berbagai kampus di Indonesia serta terintegrasi dengan kegiatan Galeri Investasi yang telah dimiliki BEI di beberapa kampus. Informasi lebih lanjut tentang program ini bisa dilihat di website: www.indosat.com/istc.