Pansus Sampaikan 31 Rekomendasi kepada Bupati Boltim
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar rapat paripurna istimewa .
Penulis: Aldi Ponge | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka penyampaian rekomendasi dewan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah, pada Jumat (17/4).
Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPj, Jemi Tine dalam melaporkan hasil pembahasan bersama dengan eksekutif selama dua hari awal pekan ini. Tercatat 31 butir rekomendasi dewan, beberapa diantaranya dewan menyoroti penyampaian LKPj yang tak disertai dasar hukum dan data pendukung yang valid serta ketergantungan pemda terhadap data BPS. Padahal tidak semua data disediakan BPS.
"Perlu dilakukan perumusan kembali strategi untuk mengoptimalkan PAD. Mengkaji penempatan guru yang hanya terkonsentrasi di ibukota kabupaten dan Modayag," bebernya.
Rekomenadasi dewan lainnya yakni perlu adanya penambahan tenaga dokter, tenaga medis lainnya dan sarana pendukung agar seimbang dengan rasio penduduk.
"Masih lemahnya pengawasan pekerjaan fisik menyebabkam banyak kerusakan gedung dan jalan yang tidak memenuhi standar mutu. Pemda diminta me-blacklist pihak yang telah merugikan daerah dan melibatkan pemerintah desa dalam melakukan pengawasan proyek," sebutnya.
Dewan meminta pemda melakukan pemutahiran data penduduk secara berkala. "Masih banyak hasil produksi pertanian yang belum dipasarkan. Pemda juga diminta untuk menanggulangi hama yang menyerang kelapa di Modayag," tuturnya.
Pemda melalui instansi terkait untuk mengembalikan kejayaan ikon kopi di Modayag antara lain dengan mendorong UMKM mengembangkan produk kopi bubuk. "Perlu dilakukan perbaikkan infrastruktur, sarana prasarana pariwisata dan melaksanakan iven wisata yang dirumuskan dengan baik," terangnya.
Ketua DPRD Boltim, Sam Sachrul Mamonto mengatakan pembahasan LKPj sebagai sarana untuk mengevaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran.
"Pansus telah melakukan rapat kerja dengan seluruh satuan kerja untuk melakukan klarifikasi dan penjelasan mengenai permasalahan yang dihadapi dan solusinya," terang dia.
Dia mengakui terjadi perdebatan dan adu argumen dalam pembahasan namun semuanya itu dilakukan dalam rangkah menjadikan Boltim lebih baik.
Bupati Boltim Sehan Landjar dalam sambutannya mengakui penyajian LKPj masih memiliki kekurungan sehingga diperlukan koreksi untuk penyempurnaan. "Koreksi sebagai bahan masukkan dari dewan sebagai mitra kerja guna perbaikkan pada waktu akan datang," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pansus-serahkan-lkpj-kepada-bupati-boltim_20150417_224248.jpg)