Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Puting Beliung Terjang Bolmong, "Jangan Angkat Rumah Kami"

Puting beliung yang melanda Desa Dumoga II Kecamatan Dumoga Timur Bolaang Mongondow.

Penulis: Maickel Karundeng | Editor: Fransiska_Noel

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Puting beliung yang melanda Desa Dumoga II Kecamatan Dumoga Timur Bolaang Mongondow Selasa (14/4/2015 15.30 Wita menyisakan kesedihan.

Alfred Kondang begitu terpukul. Rumah semi permanen yang dia tinggali bersama keluarganya rata dengan tanah setelah diterjang angin puting beliung.

"Saat itu di rumah hanya ada anak kami yang baru berumur 10 tahun. Saya dan ibunya tidak ada di rumah. Saat angin menerjang, anak saya ketakutan dan mencari ibunya. Saat itulah rumah habis," kata Alfred, Rabu (15/4/2015).
kami," kata Alfred menirukan cerita anaknya.

Alfred tengah bekerja. Mendadak saudaranya datang memanggil agar dia pulang ke rumah.

"Alangkah kagetnya saya ketika tiba di rumah ternyata sudah rata disapu angin," kenangnya.

Kini, Alfred dan keluarganya menumpang di rmah saudara sembari kembali membangun rumahnya. Dia berharap mendapat bantuan pemerintah.

Kisah tak kalah menyedihkan datang dari Amir Takalimang.

Saat kejadian dia berada di dapur. Dia pun sempat tertimpa atap dapur. Beruntung hanya dapur yang tersapu angin.

Keluarga Rudy Kiaban punya cerita lain. Saat itu, bersama keluarganya berada di dalam rumah.

Bersyukur semua bisa keluar rumah saat angin puting beliung menerjang dan sempat mengangkat hingga satu meter rumahnya.

Rudy menceritakan, saat kejadian sedang istirahat di dalam rumah. Tiba-tiba istrinya membangunkan karena angin puting beliung menerjang rumah.

"Saat itu kami bilang, tolong jangan angkat rumah kami. Akhirnya rumah tidak terangkat, barulah kami sekeluarga keluar," kisahnya lalu menitikkan air mata.

Kemarin, warga bergotong royong membantu korban angin puting beliung.

Warga memasang atap dan memperbaiki beberapa rumah yang rusak sambil menunggu datangnya bantuan dari pemerintah.

Sebanyak tujuh rumah rusak, dua di antaranya rusak berat. Sangadi, Babinsa dan polisi ikut turun memperbaiki rumah yang rusak itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved