Manado Kian 'Horor' di Malam Hari! "Serahkan Motor atau Nyawa?"
Kota Manado semakin tak aman dan nyaman bagi warga yang berkendara saat tengah malam.
Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kota Manado semakin tak aman dan nyaman bagi warga yang berkendara saat tengah malam. Hal itu karena aksi para begal motor yang mencegat, menodongkan pisau, dan merampas kendaraan warga.
Sabtu (28/3) sekitar pukul 01.30, begal motor beraksi di Kelurahan Cereme, Kecamatan Singkil.
Korbannya adalah Josep Laurentius Turang, warga Bailang Lingkungan II, Kecamatan Bunaken. Ia mengaku hampir saja ditikam jika tidak menyerahkan sepeda motor Suzuki Satria FU DB 3306 LK miliknya.
"Saya kaget pada saat mereka keluarkan pisau. Mereka saat itu menutup mukanya. Kemudian mereka bilang mau serahkan motor atau nyawa kamu," kenangnya saat melapor ke Mapolresta Manado.
Lelaki 52 tahun itu mengatakan, saat itu ia dalam perjalanan pulang.
Perasaannya mulai tak enak saat ia menyadari dua orang berboncengan, yang juga mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU, membuntutinya.
"Saat itu saya mulai curiga mereka mengikuti saya. Saat di tempat sunyi mereka menyalip kendaraan saya," tuturnya.
Josep pun langsung berhenti. Kedua orang itu kemudian mendekat sambil mengeluarkan pisau dan mengancamnya.
Di bawah ancaman ia pun menyerahkan sepeda motor yang ia beli dari usahanya sebagai sopir.
"Untung saja tidak terjadi apa-apa. Semoga apa yang mereka lakukan selama ini bisa tercium dan ditangkap polisi. Kalau boleh tembak mereka!" tuturnya geram.
Nasib serupa juga dialami Samsul Arbi. Warga Desa Tateli 2 Jaga I, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, ini juga nyaris ditikam perampas motor jika tidak menyerahkan Honda Beat Biru DB 2329 BN miliknya.
Peristiwanya terjadi sekitar pukul 03.30. Kala itu ia dalam perjalanan pulang setelah mengantar kerabatnya.
Tanpa ia sangka, dua pengendara berboncengan membuntuti dan berusaha menusuknya dengan senjata tajam. Di Desa Kalasey, kawasan bambu kuning, ia terjatuh.
Tak ingin terluka, Samsul pun menyelamatkan diri meninggalkan sepeda motornya yang tergeletak di sisi jalan.
"Mereka ambil motor saya; saya lihat dari jauh. Daripada terjadi apa-apa, mendingan saya menghindar," katanya.
Kapolresta Manado Komisaris Besar Sunarto melalui Kasat Reskrim Komisaris Made Dewa Palguna mengatakan, pihaknya sementara menyelidiki kasus tersebut.
"Secepatnya pelakunya akan kami tangkap," tutur Palguna.
Palguna mengimbau warga yang mengendarai motor pada malam hari sebaiknya bersama teman.
Meski begitu, pihaknya tetap akan mencari begal motor yang merampas kendaraan warga.
"Memang saat ini banyak yang melaporkan kehilangan motor. Ini menjadi atensi kami untuk mengungkap pelaku," tungkas Palguna.
Ia juga menegaskan akan memberi tindakan tegas, termasuk tembak di tempat, bagi pelaku yang tak menyerahkan diri.(Tribun Manado/Ferdinand Ranti)