Pesawat Tempur Hujam Rumah Warga, Kursi Pelontar Selamatkan 4 Pilot
Dua pesawat Jupiter, tim aerobatic TNI AU, terempas ketika melakukan latihan aerobatik.
TRIBUNMANADO.CO.ID, LANGKAWI - Dua pesawat Jupiter, tim aerobatic TNI AU, terempas ketika melakukan latihan aerobatik menjelang Pameran Internasional Maritim dan Dirgantara Langkawi 2015 (LIMA'15), di Langkawi, Malaysia, sekitar pukul di 14.04 waktu setempat, Minggu (15/3/2015).
Satu pesawat menimpa rumah warga setempat sehingga bangunan tersebut tersulut api. Pemilik rumah mengalami cedera ringan sedang kebakaran dapat diatasi pemadan kebakaran dalam waktu cepat.
Musibah terjadi ketika enam pesawat jenis KT-1B itu melintasi wilayah udara LIMA'15, kemudian dua pesawat bersenggolan di udara.
Sebelum pesawat terempas ke wilayah di luar lapangan terbang, empat pilot menyelamatkan diri menggunakan kursi pelontar.
Seorang saksi, Husin Ahmad (25) mengatakan para pilot mendarat menggunakan parasut.
"Saya sedang makan, tiba-tiba melihat dua pesawat bertabrakan di bagian ekor, mengakibatkan munculnya asap sebelum terempas. Saya juga melihat seorang pilot terjun menggunakan parasut," katanya.
Saksi mata lainnya, Zairi Halim (35), mengatakan sedang makan ketika anaknya berlari ke rumah dan memberitahu ada pesawat jatuh di kawasan tak jauh dari rumahnya.
Seorang lagi mengatakan pesawat Tim Jupiter menimpa rumah seorang penduduk hingga terbakar. Kebakaran dapat segera diatasi oleh pasukan pemadam kebakaran.
Pameran LIMA'15 dijadwalkan berlangsung 17- 21 Maret, menampilkan lima tim aerobatik, termasuk Tim Jupiter dari Indonesia. Para pilot yang menjadi korban kecelakaan tersebut antara lain Mayor Pnb Arief Hartono, Mayor Pnb Sri Rahardjo, dan Mayor Pnb Hunaidi Syarif Romas.
Para pilot Tim Jupiter yang mengalami musibah tersebut dinyatakan selamat dan hanya menderita cedera ringan.
"Ketika sedang melakukan latihan terjadi tabrakan antara dua pesawat sebelum terhempas. Alhamdullilah semua pilot sempat menyelamatkan diri dan tidak mengalami cedera serius," ujar Penasihat Tim Kesehatan LIMA'15, Prof Datuk Seri Dr Abu Hassan Asaari Abdullah.
Menurutnya, para pilot sempat tidak sadarkan diri sebentar ketika mengaktifkan kursi pelontar untuk keluar dari kokpit.
"Kami melakukan perawatan lebih lanjut terhadap semua korban, termasuk melakukan pemeriksaan psikologi. Mereka mengalami trauma selain cedera fisik," ujar Abu Hasan yang juga Kepala Gawat Darurat dan Trauma Rumah Sakit Kuala Lumpur, setelah melakukan pemeriksaan terhadap para korban di Rumah Sakit Langkawi.
Tur ke Sumatera
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu didampingi Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein mengunjungi para korban di RS Langkawi. Ryamizard berada di Langkawi untuk menghadiri pertemuan Menteri Pertahanan Asean (ADMM) serta LIMA 2015.
"Baru saja meninggalkan rumah sakit dengan Pak Ryamizard. Bersyukur bahwa empat pilot selamat, semangat mereka tetap tinggi," tulis Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein dalam akun twitter @HishammuddinH2O, Minggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kursi-lontar.jpg)