Astaga! Minahasa Tenggara 'Sarang' Kumpul Kebo, "Saya Enjoy di Dua Dunia!"

Hal itu diakui Kadiscapil Mitra David Lalandos. "Banyak sekali pasangan kumpul kebo di Mitra, jumlahnya saya tidak tahu pasti," katanya.

Astaga! Minahasa Tenggara 'Sarang' Kumpul Kebo,
SHUTTERSTOCK

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Kabupaten Mitra 'gudang' kumpul kebo.

Kawin massal yang baru - baru ini diadakan, ibarat mengambil air dari lautan ; tak bisa menghabiskan pasangan kumpul kebo yang jumlahnya banyak.

Hal itu diakui Kadiscapil Mitra David Lalandos. "Banyak sekali pasangan kumpul kebo di Mitra, jumlahnya saya tidak tahu pasti," katanya.

Lalandos menuturkan, setelah kawin massal pihaknya akan menggelar cerai masal. Mereka yang akan bercerai ini, kata dia, sudah lama pisah dengan pasangannya.

"Setelah itu mereka akan dikawinkan dengan pasangan dengan mana mereka hidup saat ini," ujarnya.

Diungkapnya, peminat ajang itu sangat banyak. Hal itu tampak dari banyaknya warga yang mendatangi kantor Discapil untuk menanyakan perihal cerai massal itu.

"Padahal pendaftaran belum resmi dibuka," ujarnya. Kumpul kebo di Mitra memang mencemaskan.

Penelusuran Tribun Manado mengungkap rupa - rupa kumpul kebo yang tragis sekaligus menggelikan.

Di sebuah Desa, terdapat seorang wanita yang hidup dengan pasangan kebonya.

Mereka bertetangga dengan pasangan resmi wanita itu. Hal itu sudah terjadi bertahun - tahun lamanya, dan mereka hidup rukun.

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved