Akhirnya! Tjahjo Akui Bertemu Abraham Samad
Bareskrim Polri memastikan akan memanggil mantan Sekjen PDI Perjuangan yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Bareskrim Polri memastikan akan memanggil mantan Sekjen PDI Perjuangan yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo sebagai saksi terkait pertemuan Ketua KPK Abraham Samad dengan elite partai di sebuah apartemen.
Tjahjo mengatakan siap memenuhi panggilan itu jika memang dimintakan. "Nanti saya sampaikan kalau diminta kesaksian Bareskrim," kata Tjahjo Kumolo, Minggu (1/2/2015).
Tjahjo yang sebelumnya membantah pernah bertemu Abraham Samad membahas posisi cawapres pendamping Joko Widodo akhirnya mengaku pernah satu kali ikut dalam pertemuan itu.
Namun oleh pemilik salah satu unit apartemen The Capital Residence tempat pertemuan itu, Supriansa, Tjahjo ikut dalam dua kali pertemuan. "Saya hanya sekali saja," ucap Tjahjo.
Lalu mengapa sebelumnya membantah ada pertemuan politik antara elite PDIP dan KPK tersebut?
"Pertanyaannya (waktu itu) apakah ketemu AS (Abraham Samad) berdua. Ya saya jawab, saya tidak pernah ketemu AS berdua (empat mata)," jelas Tjahjo.
"Yang jelas, saya tidak pernah ketemu AS empat mata," lanjutnya seraya menambahkan larangan pertemuan empat mata diatur di SOP KPK.
Maksud Tjahjo dia memang tak pernah bertemu empat mata dengan Abraham Samad, tapi ada pihak-pihak lain juga yang ikut dalam pertemuan.
Tjahjo mengaku akan menjelaskan detail pertemuan jika memang diperlukan polisi. Namun hingga saat ini dia mengaku belum mendapat surat permintaan menjadi saksi.
"Sampai detik jam ini, belum ada surat atau telepon," kata Tjahjo.
Pada 22 Januari 2015 lalu, beberapa jam setelah Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto buka-bukaan soal pertemuannya dengan Samad, Tjahjo ditanya wartawan apakah dia ikut dalam salah satu pertemuan, namun pria yang kini menjabat Mendagri itu mengelak.
"Saya tidak pernah ketemu empat mata dengan dia (Samad). Pasti kalau ketemu beliau ya di acara resmi, ada staf KPK-nya," kata Tjahjo saat itu.
Tjahjo akhirnya menjelaskan soal pertemuan itu setelah Supriansa, pemilik apartemen The Capital, menyebut namanya sebagai salah satu tokoh partai banteng yang ada saat ketemu Samad.
"Pertemuannya ada Pak Hasto, Tjahjo. Pertemuan itu dua kali," terang Supriansa,
Selain diserang Hasto dengan pertemuan politik, Samad kembali dituding politisi PDIP, Arteria Dahlan melakukan pertemuan dengan seorang anak petinggi TNI berinsial RNH.