Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Disperindag-DPRD Sulut 'Blusukan' Cari Apel Berbahaya

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan Inspeksi Mendadak.

Penulis: | Editor:

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) disejumlah swalayan di Manado. Untuk mencari apel yang diduga mengandung bakteri berbahaya.

"Kami tidak menemukan dua jenis apel asal Amerika Serikat yang diduga mengandung bakteri berbahaya," ujar Kepala Disperindag Sulut Jenny Karouw, Jumat (30/1/2015).

Karouw menambahkan swalayan yang kami datangi rata-rata memiliki buah apel dengan merek lain, Namun tetap ada sebagian yang menjual apel jenis granny smith dan gala. "Namun untuk kedua jenis apel tersebut, telah diamankan dan tengah diperiksa oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Manado," ungkapnya.

Sebelumnya, BBPOM Manado sudah turun melakukan sidak, namun pihaknya optimalkan jangan sampai masih ada yang tersisa dipasaran. Namun demikian dipastikan,tidak ada lagi buah impor apel tersebut ke Indonesia karena telah diproteksi langsung dari Kementerian Perdagangan.

Sidak yang dilakukan juga bekerjasama dengan komisi II DPRD Provinsi Sulut yang dipimpin oleh Marlina Moha.

Menurutnya pengawasan buah impor memang rutin dilakukan, namun terus ditingkatkan, agar buah apel yang beredar di Sulut tidak terkontaminasi bakteri yang membuat kematian, seperti yang terjadi di Amerika Serikat.

Buah apel yang berbahaya di Amerika Serikat (AS) sendiri berjenis Granny Smith dan Gala diproduksi oleh Bidart Bros di dekat Bakersfield, California Amerika Serikat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved