Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilbup Bolaang Mongondow

6 Pasangan Bertarung di Bolmong

KOTAMOBAGU, TRIBUN-Suhu politik jelang Pemilukada Bolmong makin panas

Penulis: | Editor:
pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati  Bolaang Mongondow, Kamis (13/1), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bolmong menerima enam pasangan  yang mendaftar untuk bertarung dalam pemilukada Bolmong.
Enam pasangan i ni, yakni pasangan  Salihi Mokodongan-Yani Tuuk, Suardjo Makalalag-Hasna Mokodongan, Aditya Didi Moha (ADM)-Norma Makalalag, Samsul Rizal-Nurdin Makalalag, Drs MS Binol MM-Masni Herawati Pomo,  dan Limi Mokodompit-Meidy Pandeirot.
Kemarin, pasangan Salihi dan Yani tiba di Kantor KPUD Bolmong sekitar pukul 13.30 Wita. Pasangan ini diantar ratusan pendukung dan  petinggi Partai Politik (Parpol) pengusung. Ikut mengantar, Ketua DPW PAN Sulut  Ir Tatong Bara, Ketua PDIP Bolmong Jemmi Tjia, Ketua PAN Bolmong Wahida Mokoagow, Ketua PKS Bolmong Mohamad Mokoagow, dan pengurus PDS Bolmong.
Kehadiran rombongan pendukung ini sempat mengganggu jalannya pendaftaran. "Tolong massa di luar diam. Kami bisa hentikan proses pendaftaran jika kalian terus saja ribut," kata Julius Mokoginta, anggota KPUD  menggunakan pengeras suara.
Pasangan kedua yang mendaftar kemarin  yakni Suardjo Makalalag-Hasna Mokodongan  sekitar pukul 16.55. Pasangan ini pun diiringin ratusan pendukungnya. Suardjo merupakan mantan Kepala Bapeda dan Hasna, merupakan istri  Drs Syachrial Damopolii, mantan Ketua DPRD Sulut. Keduanya diusung oleh 17 partai non parlemen.
"Setelah dihitung seluruh perolehan suara 17 parpol yang menggusung pasangan Suharjo Makalalag-Hasna Mokodongan, yakni sebanyak 17.430. Dalam persyaratan yang kami butuhkan sebanyak 17.407. Ada kelebihan 23 suara," kata Ketua KPUD Bolmong, Sachrul Mamonto.
Pukul 21.45,  pasangan Aditya Didi Moha (ADM)-Norma Makalalag yang diiringi pendukung menggunakan puluhan mobil, mendaftar ke KPUD. Ikut mengantar Ketua DPD Partai Golkar Bolmong, Marlina Moha Siahaan. Sedangkan Partai Demokrat yang menjagokan Norma Makalalag berpasangan dengan ADM diantar istri Ketua DPC Partai Demokrat Bolmong Djeldi Zoughira.
Menurut Surahman Tohir, sebelum penetapan siapa yang akan mendampingi ADM dalam pertarungan Pilbup Bolmong kali ini, sejumlah nama dari beberapa partai yang diusulkan untuk mendampingi ADM bermunculan. Dari Demokrat sendiri ada sejumlah nama yang diusulkan oleh Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Sulut, diantaranya Jefri Tumelap ST, Benny Ramdhani, Fonnie Poppy Pandeiroth, dan Ir Norma Makalalag.
"Untuk PDIP juga mengusung Yani Tuuk, H Jemmi Tjia, dan Dyane Merukh untuk menempati posisi wakil bupati berpasangan dengan ADM. Dari kalangan internal Partai Golkar muncul  juga sejumlah nama yang diwacanakan untuk berpasangan dengan ADM, seperti H Abdul Kadir Mangkat BSC, (Ketua DPRD Bolmong), Marthen Tangkere SE (Ketua FPG Bolmong), dan I Ketut Sukadi SE, (anggota DPRD Bolmong). Selain itu kalangan Demokrat juga memunculkan sejumlah nama seperti Ir Djainudin Damopolii dan pada detik-detik terakhir mencuat nama AKBP Syamsurijal Mokoagow.
Pasangan terakhir yang mendaftar, sekitar pukul 23.00, yakni Samsul Rizal-Nurdin Makalalag. Pasangan ini diantar ribuan pendukung yang menggunakan ratusan kendaraan.Turut mengantar, Ketua Partai Gerindra Bolmong Darsudi Gali.
Dengan pendaftaran empat pasangan kemarin, jumlah pasangan menjadi enam karena sehari sebelumnya, Rabu, dua pasangan sudah mendaftar di KPUD Bolmong yakni  pasangan Drs MS Binol MM-Masni Herawati Pomo  dan pasangan Limi Mokodompit-Meidy Pandeirot.  Pasangan Binol dan Pomo merupakan calon perorangan. Sementara Limi Mokodompit-Meidy Pandeirot diusung  PKB, PKPB Hanura dan juga Barnas.
Ketua KPU Bolmong, Sam Sachrul Mamonto semalam mengatakan, dua pasangan yakni pasangan Salihi Mokodongan - Yani Tuuk terancam dieliminasi karena beberapa berkas yang belum dimasukkan dalam syarat yang telah diajukan oleh KPU sesuai dengan peraturan KPU nomor 13 tahun 2010. Berkas tersebut masing-masing SKCK dan juga surat keterangan dari pengadilan terkait dengan tidak dihukum selama 5 tahun.
KPUD Bolmong akan memberikan waktu 7 hari untuk melengkapi berkas tersebut. "Kami masih memberikan kesempatan 7 hari untuk melengkapi. Jika tidak, kami terpaksa meneliminasi pasangan ini," tegasnya.
Uyun Pangalima SPD, anggota KPUD Bolmong mengatakan, setelah proses pendaftaran, agneda selanjutnya yakni pemeriksaan kesehatan para kandidat. Pemeriksaan kesehatan tersebut akan dilakukan di RS Prof Kandou Malalayang, Manado, Jumat (14/1) pukul 10.00 Wita. "Kami harapkan tidak terlambat. Jika terlambat maka kami akan membebankan biaya pemeriksaan kesehatan pada kandidat yang terlambat," ucapnya.
Dikatakannya, pada proses tahapan Pilkada ini, pihak partai maupun tim sukses yang ada pada setiap pasangan calon harus merekomendasikan 1 orang untuk bisa berhubungan dengan KPU. Hal ini untk membantu KPU memberikan informasi yang berhak diperoleh kandidat. "Memang setiap informasi berhak diakses oleh publik. Namun harus ada 1 orang yang berkompeten dengan kami. Sebab ada beberapa informasi yang berhubungan langsung dengan kandidat akan kami komunikasikan langsung dengan mereka," ucapnya.(kev)
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved