Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lomba Roda Sapi Pacu Akan Digelar Rutin di Minut

Lomba roda sapi pacu atau balap sapi kembali menghentak Minut. Kali ini dilaksanakan di Kelurahan Sukur Kecamatan Airmadidi.

Penulis: Maickel Karundeng | Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Lomba roda sapi pacu atau balap sapi kembali menghentak Minut. Kali ini dilaksanakan di Kelurahan Sukur Kecamatan Airmadidi. Leopold Bokong selaku ketua panitia saat bersua Sabtu (6/9/2014) mengatakan peserta yang mendaftar sebanyak 56 pasang sapi yakni 42 dari Minut, 4 Minahasa, 4 Bitung, 6 Gorontalo.

Roda sapi pacu ini dilaksanakan selama 3 hari yakni Jumat, Sabtu, Minggu. "Sapi pacu ini dipertandingkan kelas 100 meter untuk pemula, 150 meter, 200 meter dan 250 meter bagi yang sudah pernah menang," ucap Bokong.

Olahraga tradisional yang sangat digemari masyarakat Minut ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Minut Dra Femmy Pangkerego MPD ME. Lomba memperebutkan piala bupati dan piala kadisbudar, juga diperebutkan uang tunai masing-masing Rp 5 juta untuk juara umum.

Pacuan ini disaksikan juga oleh ketua persatuan olahraga roda sapi pacu (PORSPY) Minut Berty Kapojos. Dalam kesempatan sambutan Kapojos berharap roda sapi pacu di Minut ini tetap eksis dilaksanakan dalam rangka menunjang Pariwisata tahun 2015. "Ke depan lomba seperti ini akan dibuka lokasi baru hingga dapat dilaksanakan di Kecamatan Likupang dan Mapanget karena di dua daerah ini tidak ada lokasi roda sapi pacu," kata Kapojos.

"Kegiatan sapi pacu memang rutin dilaksanakan setiap tahun dan untuk dananya telah dianggarkan sebab kegiatan ini bagian dari budaya Minahasa Utara sejak lama," tutur Kapojos.

Sementara Kadisbudpar Pangkerego saat menyaksikan mengaku senang dengan terselenggaranya even sapi pacu. "Kegiatan ini dapat menjadi destinasi andalan pariwisata Minut. Kami tidak segan menggelar even seperti ini, sebab potensi pariwisatanya sangat menjanjikan. Apa bedanya dengan karapan sapi Madura, bahkan di sini terlihat lebih seru," ujar Pangkerego.

Frenky S satu diantara warga Airmadidi yang menyaksikan lomba sapi pacu berkata senang dan bangga karena dapat melihat bapalapan sapi. Bukan hanya balapan kendaraan saja yang kita saksikan tapi balapan sapi seperti ini sangat bagus karena sangat seru. "Tidaklah mudah memacu sapi berlari dengan kenceng masuk ke garis finis sehingga membutuhkan latihan keras dapat mengikuti sapi pacu," ungkapnya.
"Saya berharap kedepannya kegiatan positif seperti ini tetap terus dilakukan bahkan lebih meriah lagi sehingga bisa lebih banyak peserta yang ikut," pungkas Frangky menutup pembicaraan.(maickel karundeng).

Tags
roda sapi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved