Bencana di Sulut
Daihatsu Siapkan Jasa Derek Gratis
Hal sama diutarakan Toni, warga Manado lainnya. Sepeda motor kesayangan sempat terseret banjir di Tikala.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Banjir yang melanda Manado mengakibatkan rusaknya ribuan kendaraan bermotor karena terendam air dan lumpur. Jemmy, warga Singkil salah satu di antara pemilik kendaraan yang harus kecewa. Mini bis miliknya terendam tak sempat diselamatkan saat bandang datang, Rabu (15/1/2014) pekan lalu.
"Air datang begitu cepat dan langsung naik setinggi orang dewasa. Saya tak sempat menyelamatkan mobil," katanya. Kini mini bis miliknya sedang diperbaiki di bengkel. "Katanya relatif lama kalau terendam banjir dan biayanya mahal," katanya. Apalagi, kendaraannya tak lagi dijamin asuransi. Terpaksa ia harus merogoh kantong sendiri.
Hal sama diutarakan Toni, warga Manado lainnya. Sepeda motor kesayangan sempat terseret banjir di Tikala. "Motor saya baru ditemukan dua hari kemudian di dekat Sungai Tondano," jelasnya. Ia membawa motor ke bengkel langganan. "Harus dikuras isi tangkinya karena kemasukan air, mesin harus dibersihkan karena berlumpur," jelasnya.
Terpisah, Kepala Cabang Astra Internasional Daihatsu Manado Paal Dua Jonathan HM turut prihatin atas musibah banjir di Manado. Kata dia, khusus pemilik roda empat, langkah darurat penanganan kendaraan yang terendam banjir ada empat langkah.
Pertama, jangan memaksa melewati genangan lebih tinggi dari ban karena banyak lubang dan gelombang di jalan yang tak terlihat. Kedua, matikan mesin bila terjebak genangan lebih tinggi dari ban karena beresiko air terhisap ke mesin (water hammer)
Ketiga, bila kendaraan terlanjur terendam, jangan coba nyalakan mesin. Cabut kabel aki dan hubungi bengkel resmi Daihatsu terdekat di Paal Dua atau Malalayang. Keempat, bengkel Daihatsu siap membantu penanganan mobil korban banjir. Termasuk menyediakan jasa derek gratis.
"Karena keterbatasan armada dan alat, serta banyaknya korban, kami mohon kesabaran menunggu giliran kendaraan diderek ke bengkel," tukasnya. Ia menyarankan, mobil yang sempat terendam baiknya dicuci dulu sambil menunggu giliran ditangani bengkel untuk mencegah bau tak sedap akibat air dan lumpur kotor.(erv)