Pornas Korpri 2013
Pornas Ditutup, Sekprov Minta Maaf
Gelaran Pornas Korpi XIII di Manado Provinsi Sulut secara resmi ditutup oleh ketua korpri Sulut Ir SR Mokodongan.
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gelaran Pornas Korpi XIII di Manado Provinsi Sulut secara resmi ditutup oleh ketua korpri Sulut Ir SR Mokodongan melalui acara penutupan yang berlangsung di Hall A GOR Koni Sario Manado Jumat kemarin.
Pada kesempatan itu Mokodongan yang membacakan sambutan tertulis gubernur Sulut mengungkapkan permohonan maafnya atas tidak digelarnya babak final cabang voli putra antara DKI Jakarta melawan Jawa Barat dan final putri antara DKI Jakarta lawan Jawa Timur sehingga keempat tim tersebut harus dinobatkan sebagai juara bersama dan berhak memperoleh medali emas.
"Kejadian kemarin (KamisRed) saya minta maaf kepada ketua PP Bapokorpri, sesuai kesepakatan panitia daerah dan pusat biaya pelaksanaan Pornas Kopri tanggung jawab adalah pengurus pusat. Namun empat hari sebelum pembukaan saya disampaikan untuk biaya ternyata tidak tersedia oleh panitia pusat terpaksa harus ditanggung oleh daerah, sehingga terjadi kejadian seperti itu," urai Mokodongan diatas panggung kehormatan.
Mengenai cabang voli putra dan putri yang diputuskan untuk juara bersama setelah melalui pembicaraan panitia pusat, daerah dan kontingen yang bersangkutan. "Karena kebersamaan, kekeluargaan dan kesetiakanan sesama anggota Korpri sehingga dapat dilalui dengan musyawarah dan mufakat," tambahnya.
Sebagai tuan rumah dia mengakui pihaknya telah berupaya untuk memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh kontestan. "Namun dengan keterbatasan, kekurngan dan kehilafan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," Kata dia lalu terdengar tepuk tangan dari khalayak yang mengikuti acara penutupan.
Terpisah ketua PP Baporkorpri Drs Tunas Dwi Darto yang juga menjabat Deputi pembudayaan olahraga Kemenpora RI menuturkan hasil evaluasi pelaksanaan Pornas Korpri di Sulut berjalan lancar untuk pertandingannya.
Sehingga karena ada rasa solidariti semua bisa menerima itu karena sudah biasa dalam pertandingan ada kekurangan. "Tapi tetap kita akan evaluasi," tambahnya. Mengenai anggaran pelaksanaan Pornas Korpri dia menjelaskan ada dua sumber dari pusat yaitu kemenpora dan dari daerah pelaksanan.
"Untuk anggaran dari kemenpora telah diberikan untuk rehab venue, bantu peralatan yang digunakan selama pelaksanaan. Untuk daerah ada juga anggarannya karena sudah dibicarakan sebelumnya. Kita maklumi saja bahwa itu saya dengar sudah ada di APBD Provinsi Sulut," terangnya.
Namun karena faktor non teknis sehingga kemarin ada kejadian di cabang voli terjadi masalah sehingga ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi. "Pada Pornas ke XII sebelumnya yang berlangsung di Palembang tidak ada masalah berjalan sesuai perencanaan koridor dan pedoman perlombaan. Manado mau jadi tuan rumah semua biaya transportasi, akomodasi dan lainnya ditanggung kontingen sendiri disini hanya penyelenggaraan," tandasnya. (*)