Pornas Korpri 2013
Wasit Voli Pornas Korpri Mogok: Konsumsi Kami Mana?
Pelaksanaan hari pertama pertandingan cabang bola Voli Putra dan Putri Pornas Korpridiwarnai aksi mogok wasit.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pelaksanaan hari pertama pertandingan cabang bola Voli Putra dan Putri Pornas Korpri XIII di GOR A dan B Koni Sario Manado diwarnai aksi mogok wasit.
Permasalahan mulai mucul saat memasuki pertandingan antara tim Maluku melawan Sumbar, yang dijadwalkan berlangsung pukul 13.30 Wita usai makan siang tidak dilaksanakan. "Jadi kami melakukan mogok karena sejak pagi hingga jam makan siang kami, tidak diberi segelas air minum dan makanan," tutur Yan Lengkong Kabid Perwasitan didampingi Sekum PBVSI pengprov Sulut Nootje Apituley bersama para wasit di sekretariat PBVSI.
Diwawancarai Tribun Manado Lengkong menyesalkan sikap dari panitia penyelenggara yang diketuai langsung oleh Sekretaris Provinsi Sulut Ir Rachmat Mokodongan yang merupakan ketua Korpri Sulut tidak pernah memperhatikan cabang voli mulai dari pelaksanakan meeting sehari sebelum pertandingan hingga pertandingan dimulai. "Masalah ini sudah kami sampaikan kepada pak sekprov dan kepala dinas pemuda dan olahraga," tambahnya.
Selain kejadian hari pertama pelaksanaan pertandingan bola voli, sebelumnya dalam meeting pihaknya mengalami masalah karena tidak diberikan air minum saat pelaksanaan. "
Sehari sebelumnya sudah kami sampaikan untuk membawa 75 dus air untuk kontingen yang akan ikut meeting namun sampai hari ini tidak ada," sesalnya.
Menurutnya karena panitia tidak memperhatikan petugas lapangan sehingga melakukan mogok karena panitia tidak perhatikan makan dan minum sejak pagi hari pelaksanaan pertandingan."Dengan kondisi ini kami komplain oleh peserta karena jam mereka tanding tidak wasit yang memimpin. Bagaimana kami mau pimpin pertandingan kalau belum makan, kalau terjatuh dari atas meja wasit siapa tanggung jawab," kata dia.
Kondisi ini oleh Lengkong tidak seperti yang didengung-dengungkan panitia pelaksana yang mengaku sudah siap menyelenggarakan event akbar ini. "Atas kejadian ini terbukti kan belum siap, baru masalah makanan bagaimana dengan uang lelah kami pasti bayar," sesalnya lagi.
Ternyata kondisi serupa juga terjadi di lapangan SMAN 1 Manado yang menjadi lokasi pelaksanaan pertandingan putri, para petugas lapangan diberi makanan oleh official dari tim Putri Papua. Sementara akibat aksi mogok beberapa partai putra tidak dilaksanakan sehingga harus ditunda, bahkan para petugas lapangan meminta kepastian kepada panitia apakah mereka masih akan dipergunakan pada besok hari atau tidak serta imakan atau tidak mengacu pada peristiwa yang telah terjadi.
Terpisah Andyka satu di antara wasit nasional yang memimpin pertandingan hingga malam hari tidak menikmati makanan. "Saya ini sudah sakit maag karena tidak mendapatkan makanan," kata Andyka. Dia pun 'terkapar' di kursi sofa sekretariat PBVSI Sulut menahan lapar. "Mau bagaimana lagi masak kami tidak diberi makan, padahal ini event nasional pertandingan antar kolom saja kami dapat makan," tukasnya.