Renungan Minggu
Mukjizat Itu Nyata
Naaman, si panglima raja Aram pun diserang penyakit kusta. Yang menarik adalah proses penyembuhannya. Nabi Elisa hanya minta Naaman
Bacaan: 2 Raj 5:14-17; 2 Tim 2:8-13; Lk 17:11-19
Oleh FX Haryanto Pr
Pastor Paroki St Joseph Pekerja Manado
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sakit adalah kata yang tidak suka kita sebutkan. Karena mengandung makna penderitaan yang tidak enak rasanya. Tetapi sakit harus kita alami, karena kita adalah manusisa yang bertubuh rapuh. Penguasa dan raja, masyarakat biasa dan jelata tidak kebal dari penyakit. Sakit dan penyakit menyerang tanpa diskriminatif, dan kita hanya merintih diserangnya sampai lumpuh.
Naaman, si panglima raja Aram pun diserang penyakit kusta. Yang menarik adalah proses penyembuhannya. Nabi Elisa hanya minta Naaman membenamkan dirinya tujuh kali di sungai Yordan dan tubuhnya pulih seperti tubuh seorang anak kecil. Naaman ingin memberikan hadiah kepada Elisa sebagai ucapan terima kasih, tetapi Elisa menolaknya. Mengapa Elisa menolaknya? Karena Allah tidak membutuhkan emas dan sebagainya
Kisah yang kurang lebih sama dialami oleh sepuluh orang kusta dalam Injil. Oleh Yesus mereka hanya disuruh memperlihatkan diri kepada imam-imam. Sebab para imam adalah kelompok yang mempunyai kewibawaan mengatakan seseorang itu najis atau tahir. Namun, dalam perjalanan kesepuluh orang kusta itu sembuh total. Yang menarik, hanya satu orang yang kembali kepada Yesus untuk menghaturkan terima kasih. Orang itu adalah orang Samaria. Orang Samaria itu tidak punya apa-apa, maka ia hanya datang menemui Yesus dan berterimakasih karena dia sudah tahir. Ia menghadap Yesus untuk berterimakasih.
Dalam Ekaristi selelu terjadi mukjizat penyembuhan. Dalam Ekaristi Tubuh dan Darah Tuhan sendiri yang kita santap. Dara-NYa sendiri yang menyucikan dan Tubuh-NYa yang menguatkan. Yang Mahakudus bersatu dengan tubuh kita yang tidak suci. Maka hasilnya adalah bukan hanya kesembuhan dari penyakit, tetapi jaminan hidup kekal, tidak mati lagi, akan dibangkitkan pada akhir zaman, hidup oleh Yesus, tinggal dalam Yesus dan Yesus dalam kita ( Yoh 6:38-48).Keselamatan milik mereka yang selalu makan dan minum Tubuh dan Darah Yesus.
Pesan yang didapat dari bacaan hari ini beberapa hal. Pertama, Tuhan itu baik bagi semua orang. Ia membantu menyembuhkan siapa pun yang meminta bantuan-Nya. Kelompok orang yang ditahirkan dari penyakit kusta adalah bukan orang Yahudi. Naaman orang Aram dan seorang lain lagi orang Samaria. Kedua, Tuhan mau mendidik Israel agar mereka tidak bermental sombong karena menganggap bangsa pilihan. Ketiga, Tuhan itu mahakuasa. Kalau Tuhan mau, jenis penyakit apa pun dapat disembuhkan-Nya. Dia kuat kuasa. Mukjizat-Nya selalu nyata bagi orang yang beriman dan berdoa.
Keempat, Tuhan tidak membutuhkan terimakasih dalam bentuk material. Yang Dia kehendaki adalah ucapan syukur oleh iman dan kesetiaan. Mari kita berdoa dalam lagu berikut ini:
Tak terbatas kuasa-Mu, Tuhan
Semua dapat Kaulakukan
Apa yang kelihatan mustahil bagiku
Itu sangat mungkin bagi-Mu
Ref. Di saat ku tak berdaya
Kuasa-Mu yang sempurna
Ketika kupercaya mukjizat itu nyata
Bukan karena kekuatan
Namun Roh-Mu, ya Tuhan
Ketika ku berdoa, mukjizat itu nyata. (*)