Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Formula 1

Kepergian Maria Meninggalkan Duka untuk Olahraga

De Villota mengalami kecelakaan fatal ketika melakukan pengujian untuk tim F1 Marussia di Inggris. Selain kehilangan mata, dia pun

Editor:

Ungkapan duka datang dari para olahragawan lain di seantoro Spanyol. Mereka, antara lain, gelandang Barcelona Andres Iniesta dan petenis nomor satu dunia Rafael Nadal. "Ini berita buruk bagi dunia olahraga pada umumnya dan olahraga Spanyol khususnya," kata Nadal.

Kecelakaan itu

De Villota mengalami kecelakaan tahun lalu, saat baru empat kali mengemudi mobil F1 dan yang pertama untuk Marussia. Dia menabrak truk dukungan dalam sesi garis lurus di dekat lapangan terbang di Inggris. Investigasi internal menyimpulkan tak ada masalah dengan mobil itu.

Memulai debut pada 2011, De Villota mengawali karier di F1 bersama Renault di Sirkuit Paul Ricard, Marseille, Perancis. Kematian De Villota terjadi pada saat dia terlihat telah melewati dampak kecelakaan.

Dalam sebuah wawancara, Februari 2013, De Villota mengatakan, dia telah kembali merasa "bebas" dan "menjadi dirinya sendiri" setelah bisa kembali mengemudi di jalan raya. Pada Mei 2013, dia kembali memasuki paddock untuk pertama kali setelah kecelakaan, di tengah GP Spanyol. Saat itu dia mengatakan kepada AP, ada campuran antara adrenalin dan sedih karena bisa berada lagi di dekat olahraga yang nyaris merenggut hidupnya.

Pada Juli 2013, De Villota menikah dengan Rodrigo Garcia. Kesehariannya diisi dengan kegiatan amal dan menjadi anggota komisi perempuan di FIA. Pada Senin (7/10/2013), dia memaparkan bukunya berjudul Life is A Gift, sebuah buku tentang kisahnya setelah mengalami kecelakaan di sirkuit itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved