Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

HUT Sulut

SHS Akui Masih Banyak PR

Hari ini Senin 23 September 2013 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) genap berusia 49 tahun atau hampir setengah abad.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Andrew_Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Hari ini  Senin 23 September 2013 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) genap berusia 49 tahun atau hampir setengah abad. Hingga periode kedua memimpin bumi Nyiur Melambai ini, Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang mengakui masih pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.

Satu di antara cita-cita Gubernur Sarundajang yang belum kesampaian  adalah menjadikan Sulut sebagai pintu gerbang Asia Pasifik. "Masih banyak yang belum kita lakukan. Memang ada kemajuan- kemajuan dan perkembangan yang positif,  tapi sudah tentu masih banyak yang perlu kita benahi," ujar Sarundajang kepada Tribun Manado seusai acara pelantikan Wali Kota Kotamobagu, Minggu (22/9).
Menurut  gubernur, pemerintah bersama masyarakat Sulut akan terus berikhtiar menuntaskan berbagai proyek yang belum tuntas termasuk mewujudkan Sulut sebagai pintun gerbang ekonomi Asia Pasifik. "Mudah-mudahan  tahun 2015-2020, kita boleh menjadi pintu gerbang  di Asia Pasifik," kata Sarundajang.

Beberapa proyek besar pun dilakukan oleh Sulut untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Dia menyebutkan proyek pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Pelabuhan Bitung yang saat ini masih terus dibenahi. Dia optimistis, proyek-proyek pembangunan berskala besar tersebut bisa rampung dalam tiga tahun ke depan. Sarunjang yang kini sedang mengikuti konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat berharap gubernur Sulut berikutnya dapat menuntaskan berbagai PR yang kini belum selesai dikerjakan.

Dia berharap, calon penggantinya sudah berani muncul sejak sekarang. "Yang saya harapkan, sekarang mulai muncul dengan misinya sehingga pada saatnya tidak tergesa-gesa," demikian Sarundajang.

Sebatas Slogan
Sekretaris Komisi IV DPRD Sulut dr Ivone Bentelu mengakui masih banyak PR yang belum tuntas dikerjakan pemerintah. "Masih banyak PR yang harus dikerjakan oleh pemerintah daerah dan legislatif," ujar  Ivone Bentelu, Minggu (22/9).
Ia mencontohkan jalan  provinsi yang rusak di beberapa daerah kepulauan. "Sulut makin berkembang seharusnya diikuti dengan pembangunan yang merata," tuturnya.

Bentelu menambahkan, kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan legislatif bisa mewujudkan semua rencana pembangunan di daerah ini. Ia berharap semua masukan dari legislatif ditindaklanjuti. "Dengan demikan koordinasi pelaksanaan, fungsi pengawasan bisa berkesinambungan," katanya.

Politisi senior sekaligus Ketua Komisi III DPRD Sulut Serpha Manembu menilai Sulut berkembang luar biasa. Kata Manembu, di tingkat internasional, nama Sulut sangat terkenal dibuktikan dengan banyaknya forum internasional yang digelar di Sulawesi Utara. Selain itu, kata Manembu, Sulut diberkahi dengan mega proyek yang sedang berjalan dan beberapa di antaranya segera direalisasikan. "Kita punya proyek jalan tol yang tendernya dilakukan di tingkat internasional, kemudian kita punya KEK yang sedang menunggu keputusan presiden," ucap Manembu.

Manembu setuju ada pekerjaan rumah yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Misalnya rencana  swasembada beras tahun 2014. Menurut Manembu, rencana tersebut harus dikaji lagi karena baru sekadar slogan. "Indikatornya bisa dilihat dari pengalokasian anggaran untuk bibit belum sesuai. Begitu juga infrastruktur pertanian yang jadi tanggung jawab pemprov belum maksimal," tutur Manembu.

Manembu berharap agar pemprov bersama-sama dengan legislatif mengevaluasi bidang mana yang perlu ditambah dan bidang mana yang harus dipertahankan. Infrastruktur, menurut Manembu,  masuk dalam bidang yang ditambah sedangkan  untuk bidang yang harus dipertahankan adalah sikap disiplin.  "Disiplin dalam segala hal termasuk pengelolaan keuangan agar kita bisa mempertahankan opini dari BPK. Selain itu perlu adanya perbaikan kinerja birokrat," tandasnya. (suk/aro)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved