Pesta Seni Remaja GMIM
PSR GMIM 2013 Berakhir, Masih Ada Pertandingan Iman
Pelaksanaan Pesta Seni Remaja (PSR) Sinode GMIM tahun 2013 di wilayah Manado Timur II resmi ditutup.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pelaksanaan Pesta Seni Remaja (PSR) Sinode GMIM tahun 2013 di wilayah Manado Timur II resmi ditutup oleh Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) Sinode GMIM, Jantje Wowiling Sajouw di lapangan Maesa Perkamil, Sabtu (31/8).
Penutupan seluruh rangkaian kegiatan sendiri diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt Janny Lompoliu STh, dengan mengambil pembacaan Alkitab di 1 Korintus 9:24 dan 25. "Juara bukan tujuan utama, berjuang bersaing berlomba demi dan kemuliaan Tuhan. PSR juga merupakan sarana untuk memuliankan dan melayani Tuhan," kata Janny dalam khotbanya.
Ditambahkannya pelaksanaan PSR harus dan perlu diingat bahwa pertandingan dan perlombaan yang sesunguhnya tidak akan berakhir dalam penutupan ini kegiatan PSR. "Sebagai orang percaya masih akan terlibat pada pertandingan sesungguh yaitu pertandingan iman," tuturnya sembari mengajak marilah jalani pertandingan itu dengan baik dan dengan ada karya Tuhan yang luar biasa dalam kehidupan kita.
Disela-sela pelaksanaan penutupan PSR para peserta nampak menyemut di lapangan Maesa Perkamil.
Sementara itu Jantje Wowiling Sajouw dalam sambutannya mengatakan untuk terus mengembangkan talenta yang sudah diberikan. "Mari kita kembangkan terus, kiranya PSR mendatang berlangsung jauh lebih baik dari saat ini," kata JWS.
Dia berharap kekurangan yang ada akan diperbaiki. "Momentum ini dilanjutkan dihari-hari akan datang dengan tujuan membangung remaja ditanah GMIM," tandas Bupati Minajhasa ini.
Terpisah ketua umum panitia pelasana PSR tahun 2013 Lineke Kuhu-Kotambunan menilai banyak talenta yang dimilik anak-anak remaja dalam keikutsertaannya pada PSR. "Selain berlomba telah berwisata Rohani hanya di wilayah Manado Timur 2 dengan jaraknya yang jauh dari ujung ke ujung lokasi lombanya," kata Lineke.
Anggota DPRD Kota Manado ini berharap adik remaja yang memiliki bakat dan talenta jangan berhenti sampai disini. "Lanjut sampai tingkat internasional jangan cuma sampai di Sinode dan jadilah remaja GMIM yang memuliakan nama Tuhan," tandasnya.(crz)