Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Health

Tetap Sehat setelah Lebaran

Lebaran bagi sebagian besar orang menjadi ajang "balas dendam" setelah berpuasa selama sebulan.

Penulis: | Editor: Aswin_Lumintang

Laporan wartawan Tribun Manado Rine Araro

LEBARAN bagi sebagian besar orang menjadi ajang "balas dendam" setelah berpuasa selama sebulan. Di hari yang fitri ini ada banyak makanan sehingga sebagian besar orang tidak lagi mengontrol pola makannya.

"Lebaran biasanya orang akan makan dengan jumlah yang jauh lebih banyak, baik dari porsi, jenis maupun jadwalnya," ujar dr Nathalian N.

Kata Nathalia, harusnya semua orang tetap mengingat sebuah ungkapan yang mengatakan You are what you eat. Hal ini dikarenakan sebagian besar sumber penyakit dari apa yang kita makan dan kita minum. "Pengendalian diri dalam hal makan dan minum merupakan kunci sukses untuk menjaga agar kita tetap sehat," ujarnya.

Di saat lebaran, porsi makan yang lebih dari hari-hari biasanya dengan frekuensi terus menerus dan kebanyakan yang bersantan, lemak  dan manis, seperti opor ayam, rendang,gulai kambing,  gorengan, kue, atau lainnya. Dikatakannya, makanan berkuah, berlemak, bersantan, minuman manis, semua begitu menggoda dicicipi."Tak heran jika banyak yang mengeluhkan kenaikan berat, kolesterol, atau juga hipertensi pasca lebaran," kata Nathalia.

Menurutnya, jika kita  mengalami masalah ini, artinya tubuh sudah terkontaminasi racun makanan. "Untuk menetralisir racun dan terutama lemak peningkat kolesterol tubuh,  perlu mengonsumsi buah dan sayur ini untuk detoksifikasi," tuturnya.

Dikatakannya, konsumsi buah akan membantu kadar glukosa darah lebih stabil sehingga membantu rasa kenyang yang lebih lama. Ini karena buah mengandung banyak serat, memiliki indeks glikemik yang rendah, dan mengadung enzim yang membantu pencernaan. "Salah satu buah yang memiliki serat dan nutrisi tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh adalah kiwi. Selain kandungan serat (fiber) yang tinggi, buah kiwi juga mengandung enzim unik yang terdapat dalam kiwi hijau, yaitu Actinidin yang berfungsi mencerna protein sehingga lebih mudah diserap," terang dokter berdarah Ambon ini.

Ditambahkannya, saat lebaran usai kembalilah ke pola makan sehat dan seimbang. Kurangi jumlah makanan dan batasi makanan yang telah banyak disantap saat lebaran. "Berjanjilah pada diri Anda sendiri untuk mengganti makanan dan minuman yang dikonsumsi saat lebaran dengan berolahraga. Misalnya, setiap dua piring kecil puding makanan, kita perlu berolahraga setidaknya 10 menit," kata Nathalia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved