Perburuan Dzhokar
Terpal Berdarah ini Mengungkap Dzhokar
Henneberry pun mulai menghubung-hubungkan fakta. Genangan darah, perburuan orang di Watertown, 911 lalu dihubungi.
Akhir perburuan tersangka
Panggilan telepon Henneberry mengakhiri berburuan besar-besaran seorang pria yang menjadi tersangka utama pengeboman di Boston Marathon, Senin (15/4/2013).
Dzhokar Tsarnaev dan kakaknya, Tamerlan, diburu aparat berwenang Amerika Serikat setelah serangkaian foto dan video menunjukkan bahwa mereka berada di lokasi tak lama sebelum bom meledak.
Bom Boston menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari seratus orang lainnya. Banyak korban yang harus diamputasi karena kaki mereka hancur akibat bom kakak beradik itu.
Setelah foto-foto mereka disebar, Dzhokar dan Tamerlan menjadi buron. Keberadaan mereka diketahui setelah mereka menembak mati seorang polisi kampus, membajak sebuah mobil, menembaki dan melempari polisi yang mengejar mereka dengan granat.
Tamerlan tewas dalam baku tembak dengan polisi. Namun Dzhokar berhasil lolos hingga dia ditemukan bersembunyi di sebuah perahu di belakang rumah David Henneberry.
Sebelum melepas tembakan, polisi menggunakan pengeras suara untuk meminta pemuda itu menyerah. Namun Dzhokar bertahan.
Perburuan itu berakhir dan polisi mendekati perahu itu. Tidak seperti Henneberry, polisi menggunakan robot untuk membuka terpal.