Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Publik

Lomban : 23 Februari Pasar Sagerat Beroperasi

Pemerintah Kota Bitung terus menerus melakukan pemantapan.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID BITUNG – Pemerintah Kota Bitung terus menerus melakukan pemantapan rencana pengopreasian pasar Sagerat yang ada di Kelurahan Sagerat Weru 2 Kecamatan Matuari dengan kembali melakukan rapat teknis membahas berbagai hal bersama dengan pihak Lulu lintas Polres Bitung, Organda, Pesat dan Instansi terkait di ruang rapat lantai 4 kantor walikota Bitung, Rabu (16/1/2013).

“Rencanannya beroperasinya pasar Sagerat pada tanggal 23 Februari mendatang,” kata Wakil walikota Max Lomban didampingi Sekdako Edison Humiang saat memimpin rapat.  Dalam rapat sendir masing-masing instansi terkait menyampaikan rencanan pelaksanaan pengoprasian pasar tersebut mulai dari dinas pasar, dinas perhubungan, dinas tataruang, badan lingkungan hidup, dinas kesehatan dan dinas perindustrian dan perdagangan.

Lomban sendiri mengharapkan agar setiap SKPD secara teknis bersama instansi terkait secepatnya melakukan berbagai pembenahan dan melengkapi apa dirasakan masih terdapat kekurangan. “Terutama menyangkut jalur lalu lintas, lapak, kios pedagang, listrik, air, keamanan serta jalur transportasi umum yang melewati jalur ini, sehingga baik pedagang maupun pembeli dengan nyaman bertransaksi sehingga masyarakat akan menikmati dengan baik beroperasinya pasar yang juga dikenal sebagai pasar induk kota Bitung,” pungkasnya.

Sehari sebelumnya Sekretaris daerah kota Bitung Edison Humiang melakukan peninjauan ke lokasi pasar Sagerat bersama-sama dengan Kepala dinas PU, Kepala dinas pasar, kepada dinas tata ruang, kepala dinas perhubungan dan kabag humas untuk relokasi pasar yang ada di Girian yang akan dipindahkan ke pasar Sagerat. “Kunjungan tersebut adalah untuk mengecek kesiapan pasar serta sarana penunjang lainnya seperti tempat parkir, instalasi pembuangan limbah dan tempat pengomposan sampah,” kata Humiang.

Dia pun melakukan pengecekan secara langsung terhadap seluruh bangunan pasar dengan berbagai macam peruntukannya seperti tempat penjualan sembako, tempat penjualan ikan dan lainnya. “Kami juga dibahas dalam peninjauan ini adalah masalah rute lalu lintas barang, orang masuk dan keluar dari lokasi pasar,” tambahnya.

Untuk itulah  Humiang meminta kepada Kadis Perhubungan untuk mengatur Road-Map lalu-lintas barang, orang dan titik-titik pemberhentian dan pengangkutan penumpang bagi angkutan kota maupun kendaraan pribadi agar tidak menimbulkan kemacetan serta pemasangan rambu-rambu lalu-lintas di area pasar. “Kepada Kepala Dinas Pasar untuk segera merampungkan proses finishing seperti pembersihan tanah bekas galian dan sisa-sisa material yang sudah tidak digunakan lagi,” tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved