Gunung Lokon Meletus
Tondano Diguyur Hujan Lumpur
Letusan Gunung Lokon di Kota Tomohon menyebabkan hujan lumpur di Tondano.
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Letusan Gunung Lokon di Kota Tomohon menyebabkan hujan lumpur di Tondano, Selasa (8/1/2012).
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Tiga kecamatan, yaitu Tondano Utara, Tondano Timur, dan Tondano Barat mendapat guyuran debu vulkanik yang cukup tebal. Daerah Tondano Selatan tidak terlalu terkena dampak guyuran debu vulkanik tersebut.
Saat pertama terjadi, debu jatuh dari langit dalam intensitas yang cukup banyak. Kejadian tersebut terjadi selama beberapa puluh menit. Selanjutnya, debu yang bercampur air mulai jatuh di daerah tersebut. Campuran debu dan air ini menyebabkan hujan lumpur.
Kondisi Kota Tondano yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Gunung Lokon langsung berubah. Daerah pemukiman umumnya berubah warna menjadi kecokelatan karena tertutupi debu vulkanik Gunung Lokon. Atap rumah, jalan, dan tanaman tertutupi debu setebal sekitar satu centimeter.
Macro Rundengan, warga Sasaran, Kecamatan Tondano Utara mengatakan, guyuran debu vulkanik saat itu adalah yang terparah selama beberapa tahun terakhir. Dirinya mengatakan, warga Tondano memang mengetahui aktifitas vulkanik Gunung Lokon sangat tinggi selama beberapa bulan terakhir, namun baru sekali ini guyuran debu vulkanik terasa sangat banyak.
"Mungkin ini yang terparah selama beberapa tahun terakhir. Pernah terjadi guyuran debu vulkanik namun sangat sedikit. Kalau ini cukup tebal dan mengganggu aktifitas masyarakat," ujarnya.
Gangguan akibat guyuran debu vulkanik ini cepat berkurang karena guyuran hujan. Namun tidak semua debu hanyut tersapu air hujan. Saat hujan berhenti dan jalanan kembali kering, debu vulkanik tersebut kembali berterbangan mengganggu aktifitas masyarakat.
Kepala Bagian Humas Pemkab Minahasa, Vicky Tanor menjelaskan, Sekretaris Daerah Minahasa, Drs Warouw Karouwan MM langsung melakukan rapat untuk membicarakan masalah guyuran debu vulkanik tersebut. Tanor menjelaskan, semua instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Rumah Sakit Sam Ratulangi Tondano langsung dikerahkan untuk membantu masyarakat.
"Pemkab Minahasa langsung siaga untuk membantu masyarakat yang terkena dampak negatif letusan Gunung Lokon. Kami akan melakukan berbagai upaya penanggulangan, seperti menyediakan masker untuk masyarakat," ujarnya.