Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

komunitas

GAMKI Berbagi dengan Sesama

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia terus menunjukan eksitensinya dalam berorganisasi

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: Andrew_Pattymahu

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia terus menunjukan eksitensinya dalam berorganisasi. Setelah sukses menggelar beberapa kegiatan akbar diantaranya dialog bertajuk eksistensi pemuda Sulut dengan pembicara Gubernur SH Sarundajang dan tentunya Kongres Nasional Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ke-33 di Kota Manado, organisasi yang dipimpin James Karinda ini terus menunjukan kreasinya. Baru-baru ini GAMKI bersama GMKI Manado menunjukan kepeduliannya terhadap anak-anak panti asuhan dan para lansia di panti jompo serta ribuan buruh sampah.

Sebanyak 1000 buruh sampah di kota ini mendapatkan bantuan sembako.Bantuan ini berupa bahan kebutuhan setiap hari seperti gula, beras, minyak kelapa dan bahan natura lainnya. Titik-titik yang dibagikan diantaranya Jalan Sam Ratulangi, Jalan Piere Tendean, 17 Agustus, dan Sumompo.

James Karinda, Ketua GAMKI Manado kepada wartawan menuturkan GAMKI-GMKI melihat pekerjaan buruh sampah dan pemulung suatu pekerjaan yang mulia. "Mereka mengangkat semua sampah dan kotoran dan pekerjaan ini berisiko kena sakit penyakit," ucapnya, Jumat (14/12).

Menurutnya buruh sampah bekerja dari subuh sampai sore. Buruh sampah inilah yang membuat penduduk Kota Manado jadi sehat karna bersihnya kota, ucap Karinda yang diamini Dedykarto Ansiga, Ketua GMKI Manado


Ditambahkan Wakil Ketua DPRD Manado ini GAMKI-GMKI juga akan mengunjungi panti tunanetra ,panti asuhan dan panti werda dalam waktu dekat ini untuk menyambut Natal. "ini semua kami lakukan utk memaknai natal yg penuh kasih dan damai," ujar politisi muda ini.

Selain meberikan bantuan kepada buruh sampah GAMKI dan GMKI Manado juga mengunjungi panti asuhan dan panti jompo di waktu yang berbeda.

Panti asuhan yang disambangi organisasi ini yakni Panti Asuhan Pakowa. Selain itu Panti Tunanetra Bartolomeus dan Panti Werda Ranomuut tidak luput dari pemberian sembako GAMKI-GMKI.

Karinda,menjelaskan mereka senang bisa berbagi kasih dengan saudara-saudara di panti asuhan, panti tuna netra, dan panti werda. "Mereka tidak dapat melihat dengan mata tapi hati mereka penuh kasih dan kejujuran," ucapnya.

Diutarakannya di Panti Asuhan Gereja Bala Keselamatan Pakpwa ia melihat anak anak tanpa bimbingan oranggtua tapi dpt bertumbuh dengan saling menyayangi. "Solidaritas saling membantu satu dgn yg lain, dipanti ini bertumbuh bakat karir dari anak anak tanpa org tua," katanya. (andrewapattymahu)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved