Narkoba
Perdagangan Narkoba Makin Marak di Australia
Perdagangan narkoba lewat online di mana barangnya dikirim lewat pos semakin marak di Australia.
Meningkatnya perdagangan ini juga menyebabkan semakin banyaknya narkoba dan senjata yang disita dari kantor pos di Australia. "Dalam 12 bulan terakhir, kami melihat adanya peningkatan lebih dari 40 persen penyitaan barang-barang yang hendak dikirim di kantor pos di seluruh negeri," kata juru bicara Pabean Australia Matt Wardell kepada 7.30.
"Ini jelas ada hubungannya dengan peningkatan perdagangan narkoba online. Tidak diragukan bahwa ini merupakan cara yang semakin digunakan orang untuk memasukkan barang terlarang, entah itu senjata atau narkoba." tambah Wardell.
Salah satu situs adalah Silk Road- situs semacam e-bay di mana penjual bisa menyembunyikan data mereka, dan Bill adalah salah seorang penjual narkoba tersebut.
"Perdagangan di Australia sudah naik tiga, empat kali lipat. Semakin banyak pembeli. Ini bisa dilihat dari pembicaraan di forum ataupun kiriman." katanya sebagaimana dilaporkan koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, Kamis (6/12/2012).
"Tidak itu saja, dalam beberapa bulan terakhir, sebuah situs di Amerika mendapatkan begitu banyak kunjungan, sehingga akhirnya kewalahan, dan tidak bisa diakses selama beberapa waktu." kata Bill.
Menurut ABC, sampai sejauh ini, tidak ada yang mengetahui identitas maupun lokasi pendiri Silk Road, yang menggunakan nama samaran The Dread Pirate Roberts.
Guna melindungi perdagangan ilegal tersebut, situs Silk Road menggunakan berbagai piranti lunak canggih guna melindung penjual dan pembelinya.
Menurut ahli komputer Chris McDonald, sistem itu begitu canggihnya sehingga susah untuk diretas oleh pihak berwenang. "Kita di sini berbicara mengenai waktu ribuan atau jutaan tahun untuk bisa memecah algoritmanya. Karena datanya begitu kecil, ketika nantinya berhasil mendapatkan data, kegunaan data itu tidak ada lagi." kata McDonald.
Namun, Polisi Federal dan Pabean Australia memperingatkan bahwa mereka yang terlibat di situs seperti Silk Road berisiko masuk penjara. Menurut juru bicara Pabean Matt Wardell, sudah ada beberapa orang yang dipenjara karenanya, walaupun dia tidak bisa merinci dengan pasti karena banyaknya lembaga pemerintah yang terlibat.
"Risikonya besar sekali bila Anda mencoba memasukkan bahan terlarang ini. Kemungkinan besar Pabean akan menyita, Anda kehilangan uang dan barang, dan mungkin juga masuk penjara." tambah Wardell.
Menurut Ryan West, yang sekarang bekerja sebagai supir forklift, namun sebelumnya memperjualbelikan MDMA - bahan untuk membuat ekstasi- risiko tertangkap dalam perdagangan online ini kecil sekali.
Dia membeli bahan itu online dan kemudian menjual kembali ke teman-temannya, yang mengambil ekstasi tersebut di rumahnya."Perdagangan ini menguntungkan sekali. Modalnya cuma 300 dollar Australia, untungnya 2.500 dollar Australia dalam sehari." katanya.
"Mudah sekali menjualnya kembali. Saya beli karena di Australia bahan ini susah didapat, dan saya beli dari luar negeri karena murah sekali." Dia ditangkap polisi bulan Agustus lalu, dan sekarang berada di bawah pengawasan ketat polisi.
Ryan West mengatakan, Ryan West tertangkap karena dia memperjualbelikan narkoba tersebut dari rumahnya. Namun, mereka yang membeli lewat online tidak akan dengan mudah ditangkap. (*)