Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Longsor

1 Villa dan 4 Rumah Terkena Longsor Tebing Gunung Galunggung

Saya sedang di dapur bersama suami saya, eh suara gemuruh tanah dari atas.

Editor:
zoom-inlihat foto 1 Villa dan 4 Rumah Terkena Longsor Tebing Gunung Galunggung
KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA
Sebuah villa Kampung Citiis yang selamat dari longsoran tebing Gunung Galunggung.
TRIBUNMANADO.CO.ID, TASIKMALAYA - Sebanyak empat rumah warga dan sebuah villa di Kampung Citiis Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya tertimpa longsoran tanah sebuah tebing Gunung Galunggung pada Jumat (23/11/2012) petang. Empat rumah mengalami rusak berat dan sebuah villa hanyut tergerus material tanah reruntuhan longsor.

Tidak terdapat korban jiwa saat kejadian tersebut, namun beberapa kolam ikan dan sawah warga dan enam buah kambing hanyut ke Sungai Cikunir yang berada di bawahnya. Bahkan, saluran irigasi yang mengairi ratusan hektar sawah milik warga tertutup longsoran tanah.

Seorang saksi mata sekaligus warga setempat Ikah (65) menuturkan, longsor terjadi begitu cepat. Sebelumnya warga tidak mengetahui akan terjadi bencana tersebut. Sebab, longsor tebing di Gunung Galunggung di wilayahnya tersebut baru pertama kali terjadi.

"Saya sedang di dapur bersama suami saya, eh suara gemuruh tanah dari atas menimpa villa yang satunya lagi," terang dia saat dimintai keterangan wartawan di lokasi kejadian, sabtu (24/11/2012) pagi.

Kepala Desa Padakembang Aang Muhidin mengatakan, lokasi Kampung Citiis merupakan salah satu lokasi rawan longsor di daerahnya. Sebab lokasinya berada di bawah kaki Gunung Galunggung. Bahkan, saat pengecekan yang dilakukan saat Gunung Galunggung akan meletus, daerah perkampungan tersebut kondisinya tanahnya telah retak.

"Di sini memang rawan longsor, saya pun sudah memperingatkan kepada warga di desa ini untuk segera pindah lokasi. Di kampung ini yang lokasinya hanya beberapa meter dengan tebing ada 12 kepala keluarga," ujarnya di lokasi kejadian.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Kundang Sodikin menyatakan, pihaknya segera mengevakuasi reruntuhan dan longsoran tanah. Terutama, bagian saluran irigasi yang tertutup longsoran. Sebagai tanggap darurat, pihaknya telah memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya hanyut terbawa longsoran tanah.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor ini," kata dia di lokasi kejadian.

Sampai berita ini diturunkan, reruntuhan longsoran tanah tengah dievakuasi petugas BPBD Kabupaten Tasikmalaya dibantu warga dan muspika setempat. Warga pun terpaksa mengungsi untuk menghindari longsor susulan.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved