Konser Musik
25 Band Indie se Sulut Akan Guncang itCenter
Sebanyak 25 band indie se Sulawesi Utara (Sulut), akan menghibur masyarakat Manado.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sebanyak 25 band indie se Sulawesi Utara (Sulut), akan menghibur masyarakat Manado. Mereka masing-masing akan menunjukkan performance-nya di parkiran itCenter, Sabtu, (24/11/2012).
Sejumlah band yang masing-masing berasal dari Kota Manado, Tomohon, Tondano, Bitung dan Kotamobagu itu tampil dalam rangka event North Sulawesi Indie Band Fiesta.
Event tersebut diselenggarakan itCenter bekerja sama dengan Multi Media Persada (MMP) selaku rekanan Telkomsel terbesar di Manado.
"Ini adalah acara yang merupakan ajang bagi anak-anak muda se-Sulawesi Utara untuk menunjukan bakat mereka di bidang musik ini didukung penuh oleh Telkomsel, Iqta Cell, dan Burung Hantu Foundation," kata PR itCenter, Ivone Della kepada Tribun Manado, Kamis (22/11/2012).
Event ini, menurut Ivone, diselenggarakan karena banyaknya bakat di kalangan anak muda dalam dunia musik. itCenter dengan MMP yang melihat hal itu membuka wadah bagi anak-anak muda se-Sulawesi Utara untuk menunjukan karya mereka dalam format band di Indie Band Fiesta.
Dia menyebutkan ada sekitar 25 Band Indie yang direncanakan akan tampil, mengguncang itCenter. Band-band tersebut yakni Summer Sunday, Atik Batik, De Banana Split, The Death City, The Hyperactive, September 1st Flight, The lovers and The Haters, TAHC, dan The Babigx.
Kegiatan ini sendiri akan digelar di Kanopi Lobby depan itCenter, dan akan akan dimulai sekitar pukul 12.00 Wita. "Jadi masyarakat bisa menyaksikan penampilan mereka hingga pukul 8 malam," terangnya.
Pada event itu juga akan dirangkaikan dengan pembagian hadiah kepada pengunjung itCenter. Nantinya, akan ada pertanyaan-pertanyaan dari MC. "Maka anda berkesempatan untuk mendapatkan hadiah berupa voucher belanja, voucher makan, dan voucher pulsa yang telah disiapkan oleh MMP, Iqta Cell, dan itCenter Manado," ucapnya.
Sementara itu, Christofel Jacobs gitaris dari De Banana Split saat diwawancarai mengatakan event tersebut sangat bermanfaat bagi bandnya. "Ini bisa untuk menjadi ajang mengasah skill kami dalam bermain musik," ucapnya. Selain itu, event tersebut juga menjadi ajang perkenalan kepada masyarakat Sulut.