Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tawuran

Gubernur Jadwalkan Kunjungi Lokasi Tawuran

Gubernur Sulut dijadwalkan akan mengunjungi lokasi konflik.

Penulis: Ryo_Noor | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dijadwalkan akan mengunjungi lokasi konflik bentrok antar kampung di Bolmong dan Kotamobagu yang berakhir jatuhnya korban jiwa.

Hal itu disampaikan Gun Lapadengan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sulut, Jumat (16/11/2012)

Menurut Lapadengan, Gubernur menyampaikan kenginan menyambangi kotamobagu dan Bolmong, setelah menerima laporan tentang situasi dua lokasi tersebut, meski sudah kondusif, Gubernur tetap ingin bertemu langsung dengan masyarakat.

"Gubernur ingin mengunjungi masyarakat Kotamobagu dan Bolmong bersama aparat dan muspida," ucapnya kepada Tribun Manado.

Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Gubernur katta Lapadengan punya kewajiban memantau wilayahnya, apalagi secara moril SHS sangat prihatin akan kejadian itu.

"Supaya efektif nantinya akan ada dialog masyarakan dengan Gubernur, bagaimana baik ke depannya," kata Lapadengan.
lokasi rawan bentrok.

Terpisah, Wakil Gubernur Djouhari Kansil mengaku prihatin dan sangat menyayangkan  konflik itu terjadi.

Agar tak lagi berlanjut, menurut Kansil para pihak yang bertikai tak perlu menyimpan dendam "Kita selesaikan bersama, duduk bersama membicarakannya, kan ada mapalus moposat nilai luhur yang harus lesttarikan, hilangkan dendam, karena tidak ada untung malah rugi," ujarnya.

Selain menurunkan personel Polisi untuk pengamanan, Kansil menilai perlu adanya keterlibatan tokoh agama, tokoh adat dan komponen pemuda saling bermusyawarah

Untuk langkah pencegahan ke depan, kejadian ini tak berulang kembali, di 2013, Kansil mengatakan, Pemprov Sulut pun telah berkomitmen untuk menjaga situasi  keamanan di daerah yang belakangan tengah mengaungkan pemekaran wilayah provinsi itu. Di 2013 akan diplot anggaran pembangunan pos polisi dan TNI, di samping terus menggiatkan kampanye program Brenti Jo Bagate.

"Terus kampanye brenti jo bagate. Dari sana embrionya, karena bagate lupa semuanya," ujarnya.

Akibat bentrok tersebut jatuh korban jiwa, di  Dumoga bentrok warga Desa Tambun dan Imandi menyebabkan seorang pria tewas tertembak, sedangkan di Kotamobagu seorang siswa SMK tewas tertusuk benda tajam saat tawuran warga Kelurahan Poyowa Kecil dan Mongondow. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved