Cuaca Buruk di Manado
Kisah Penumpang KM Aksar Saputra di Pelabuhan Manado, Panik saat Kapal Dihantam Gelombang
KM Aksar Saputra tujuan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara sempat ditunda keberangkatannya.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Ventrico Nonutu
KM AKSAR SAPUTRA tujuan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara sempat ditunda keberangkatannya karena cuaca buruk di perairan Kota Manado, Sulawesi Utara.
Kapal tersebut dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Manado pada Selasa (6/1/2026), namun harus tertunda karena cuaca buruk.
Para penumpang harus menunggu didalam kapal saat ombak menerjang di area pelabuhan.
Nikson salah satu penumpang berbagi pengalamannya kepada Tribun Manado, Rabu (7/1/2026).
Melalui sambungan telepon ia bercerita.
Sejak pagi dirinya bersama rombongan keluarga sudah berada di area pelabuhan.
Sekitar pukul 10 pagi, ia sudah mengantri untuk membeli tiket.
"Kondisi cuaca waktu itu mendung dan cukup berangin," kata dia.
Nikson sebelumnya sempat akan naik kapal pada hari Minggu (4/1/2026), namun tak jadi karena ia terlambat tiba dipelabuhan.
Begitu mendapatkan tiket, ia langsung naik ke kapal dan memuat barang bawaan.
Saat itu kondisi laut sudah mulai bergelombang.
Pada siang hari, hujan dan angin mulai menerpa.
Gelombang laut juga mulai tinggi.
"Beberapa orang yang naik ke kapal mulai kesulitan, karena jembatannya goyang-goyang. Begitu juga buruh yang muat barang," ungkapnya.
Memasuki sore, ombak makin kencang.
Ia mengaku sudah tak berani keluar kapal.
Akhirnya pihak kapal melepas tangga dari pelabuhan karena kondisi gelombang makin ganas.
Ia sempat panik, karena situasi saat itu sangat bergelombang.
"Setelah kejadian itu, ada informasi kalau kita belum bisa berangkat karena kondisi cuaca buruk."
Ia mengaku tak bisa tidur sepanjang malam karena kapal yang oleng dihantam ombak.
Beberapa anak-anak bahkan sampai menangis didalam kapal karena kondisi tersebut.
Ada juga yang sampai muntah karena pusing.
Bahkan sejumlah penjual makanan pun terjebak dalam kapal, imbas ombak yang menghantam.
Akhirnya, KM Aksar Saputra bisa diijinkan berlayar pada Rabu (7/1) sekitar pukul 10 pagi.
Baginya itu merupakan pengalaman pertama yang dirasakan saat menaiki trasportasi jalur laut.
Meski tertunda keberangkatan, ia bersyukur tidak terjadi hal buruk.
(TribunManado.co.id/Pet)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Cuaca Ekstrem Terjang Manado, Ini Daftar Lokasi Pohon Tumbang yang Timpa Rumah dan Mobil |
|
|---|
| Perahu Nelayan Parkir di Atas Tanggul Boulevard Tuminting Manado, Ternyata Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Volume Air di Pakowa Kota Manado Naik akibat Curah Hujan, Lurah Minta Warga Mengungsi Sementara |
|
|---|
| Hujan Deras Sebabkan Jalan Pramuka di Sario Manado Banjir, Warga: Bersyukur Hujan Sudah Berhenti |
|
|---|
| Breaking News: Manado Dilanda Cuaca Buruk, Jalan Disekitar SPBU Tikala Terendam Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kapal-tujuan-Maluku-Utara-yang-berada-di-Pelabuhan-Kalimas-Manado-Sulawesi-Utara.jpg)