Rohani Katolik
Peralihan Stasi Airmadidi Menjadi Paroki, Banjir Dukungan
Cornelis Djelfie Massie SH MH, dan pengurus lainnya juga terus mempersiapkan umat yang berada di 8 wilayah rohani.
Penulis: | Editor:
Seperti rilis yang diterima Tribun Manado pada Senin (29/10/2012), panitia peralihan yang dilantik oleh Pastur Paroki St.Paulus Lembean, Agus Sumaraw Pr pada tanggal 15 Juli 2012 lalu, umat terus berbenah. Dewan Pastoral Stasi (DPS) St Antonius-Airmadidi di bawah kepemimpinan Cornelis Djelfie Massie SH MH, dan pengurus lainnya juga terus mempersiapkan umat yang berada di 8 wilayah rohani.
“Dewan stasi telah melakukan rapat untuk menyusun program kerja dan telah disepakati beberapa program kerja yang dipersiapkan untuk menyambut terbentuknya paroki baru. Program kerja dewan stasi Airmadidi tertuang dalam 2 program yaitu pembangunan fisik dan non fisik. Yang non fisik ini antara lain adalah pelayanan kepada umat dengan menggiatkan umat dalam peribadatan wilayah rohani, ibadah Mudika, Ibadah KBK, WKRI dan dan untuk program fisik adalah melakukan -rehab ringan gereja dan pengecatan pastori.” papar Massie.
Meski pria ini sementara ini menyelesaikan studi S-3 di Pasca Sarjana Unsrat Manado ia tetap meluangkan waktu dalam rangka persiapan stasi menjadi paroki.
“Sebagai ketua umat stasi Airmadidi, saya juga mengucapkan banyak terima kasih pada semua umat yang sudah dan akan berpartisipasi dalam pembangunan fisik atau rehab ringan saat ini, sebab kurang lebih 4 tahun ini nyaris tidak ada rehab atau perbaikan gedung gereja dan pastori, syukur puji Tuhan saat ini umat di Airmadidi begitu antusias memberi dukungan” imbuh staf pengajar di Fakultas Hukum Unsrat Manado dan mantan Dekan Fakultas Hukum Unika Dela Salle Manado ini.
Sedangkan dukungan dana untuk persiapan menjadi parokipun juga didorong oleh pastur Agus Sumaraw dengan menganjurkan agar dewan stasi mulai belajar mengolah keuangan stasi, dengan menyimpan keuangan stasi di rekening bank. Bendahara stasi, Johanis Maxi Koloay mengatakan, perkembangan keuangan selalu dilaporkan pada pastur paroki. Jadi umatpun diharapkan untuk dapat menunjang operasional paroki kelak.
Dukungan Stasi Airmadidi beralih menjadi paroki makin meningkat. Beberapa tokoh yang sempat dikonfirmasikan memberikan harapan dan dukungan bahwa stasi Airmadidi dapat dipertimbangkan menjadi Paroki tahun 2012.
Pastur Christ Santie MSC, Sekretaris Keuskupan Manado, ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu berpendapat, keberadaan Stasi Airmadidi di pusat ibu kota kabupaten Minahasa Utara menjadi point tersendiri untuk dipertimbangkan menjadi paroki. Ia berharap imam atau pastur yang akan ditempatkan di Airmadidi diharapkan bisa menjembatani komunikasi antar umat, gereja dan pemerintah setempat, sebab posisinya di ibukota kabupaten.
Sedangkan dari sisi pemerintahan daerah, Bupati Minahasa Utara, Sompie Singal pun sempat memberikan tanggapannya. “Bahwa dalam satu kesempatan beberapa waktu lalu bersama uskup Manado, Mgr Josef Suatan MSC, sudah pernah didiskusikan keberadaan Stasi Airmadidi yang sedang dipersiapkan menjadi paroki nantinya, dan sebagai pemerintah tentu hal ini harus mendukung,“ jelasnya.
Pastur Agus Sumaraw Pr bahkan menargetkan paling lambat Desember 2012 Stasi Airmadidi bisa berubah menjadi paroki. Menurutnya Stasi Airmadidi sudah menjadi paroki sewaktu Pastur Feighty Boseke bertugas di Paroki Lembean.
“Jadi untuk mudah diingat oleh umat moment ini dipakai sebutan 12-12-12, ” imbuh pst. Agus yang juga menjabat wakil Uskup di wilayah Kevikepan Tonsea yang meliputi Paroki Lembean, Bitung, Girian, Manembo-nembo, Laikit, Watutumou, dan paroki Kokole .
Senada Piet Luntungan BA, anggota DPRD Minut pun juga memberikan respon positif untuk stasi Airmadidi menjadi paroki .
“Kemungkinan bulan Desember tahun 2012 ini stasi Airmadidi ditingkatkan menjadi status Paroki, ini patut kita doakan bersama, dan saat ini stasi Airmadidi harus cepat mempersiapkan diri, khususnya kesiapan rohani umat . Dan itupun sejalan dengan penilaian pastur paroki saat ini dan juga restu dari Uskup Manado, Mgr Josef Suatan, “ kata pria yang juga menjabat Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) St Paulus Lembean.
Sementara itu Herry Luntungan mantan Ketua Pemuda Katolik Minahasa Utara berharap target 12-12-12 tak mengulang momen 11-11-11. Sebelumnya peralihan menjadi paroki direncanakan pada tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 namun mundur. Maka ia berharap rencana peralihan ke paroki pada 12-12-12 bisa terlaksana.
Peralihan menjadi paroki juga mendapat dukungan dari Pastur Jantje Lasut Pr, Kaum Bapa Katolik di Airmadidi dengan ketuanya Ricky Loho SE dan penasihatnya Hanny Putong SE. Selain itu beberapa nama lain seperti anggota Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI ) dari ranting Airmadidi, Yuke Lengkong Wowor Spd yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Katolik Regina Pacis Airmadidi, lalu Ir Meyti Massie Mandey, Helda Koloay Lumi Spd dan Helda Lumi Spd Sekretaris Umat Stasi Airmadidi, yang juga guru di SD Katolik Antonius Airmadidi .
Dukungan juga mengalir dari Muda-mudi Katolik (Mudika), antara lain Ketua Mudika St Rafael Airmadidi Frendy Putong dan wakilnya Renal Putong serta senior mudika Alfrin Pangkerego. (*)