Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebersihan

Sistem Control Landfill, TPA Wawali Pasan Bakal Dioperasikan

Fasilitas utama berupa kolam pembuangan dan pengolahan limbah resapan cair.

Tayang:
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Pengasihan Susanto Amisan

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), terlebih khusus Ibu Kota Ratahan dan daerah sekitarnya, seperti Belang dan Tombatu, dalam waktu dekat bakal punya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang lebih representatif dan modern. Pasalnya proyek berbandrol Rp 5,3 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2012 itu, ditargetkan beroperasi Januari 2013 mendatang.

TPA yang dibangun di wilayah Kelurahan Wawali Pasan, Kecamatan Ratahan itu, dari hasil pantauan Tribun Manado, Selasa (23/10/2012) siang, pengerjaannya hampir mendekati selesai. Fasilitas utama berupa kolam pembuangan dan pengolahan limbah resapan cair tampak sudah selesai di keruk dan diratakan, begitu pun rumah kantor dan garasi kendaraan sampah, pembangunannya sudah sekitar 70%, termasuk akses jalan menuju TPA juga sedang dalam pengerjaan.

Diwawancarai saat meninjau lokasi TPA tersebut, Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan Dan Pertamanan (BLHKP) Mitra, Ir Dennys Porajow menjelaskan, TPA Wawali Pasan sudah menggunakan Sistem Control landfill, dimana dasar dan dinding kolan pembuangan sampah akan dilapisi Gio Membran dan Gio Tekstil. "Lapisan tersebut akan menahan cairan sehingga tidak meresap ke tanah, melainkan akan mengalir ke pipa yang terintegrasi dengan lapisan Gio Membran, lalu mengalir ke kolam pengolahan limbah cair," jelasnya.

Menurut Purajow, selain bersumber dari APBN 2012, proyek tersebut juga menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Mitra, khususnya untuk pembebasan lahan seluas enam hektar serta pembangunan fasilitas pendukung TPA seperti gedung kantor, garasi kendaraan sampah dan akses jalan masuk. "Ùntuk pembebasan lahan serta fasilitas rumah kantor dan garasi serta jalan bersumber dari APBD Mitra," tegasnya.

Selain itu, guna mendukung operasionalisasi TPA, pemkab Mitra telah mengajukan proposal untuk pengadaan alat berat berupa doser untuk dipergunakan mengatur timbunan sampah dan informasi yang diperoleh BLHKP Mitra, proposal tersebut telah disetujui. "Kami berharap permohonan untuk pengadaan alat berat dapat ditindak lanjuti agar operasionalisasi TPA dapat berjalan lancar," ujar Porajow.

Terkait kapasitas TPA, berdasarkan perhitungan BLHKP, total volume sampah di Kabupaten Mitra saat ini berkisar 66,6 m kubik per hari, sehingga jika melihat kapasitas TPA Wawali Pasan ini, diperkirakan bisa menampung sampah untuk 10 tahun ke depan.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved