Militer
Kolonel Pnb Ferdinand Roring Resmi Pimpin Lanudsri
Seiring naiknya tipe Pangkalan Udara Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado, dari Tipe C menjadi Tipe B,
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Pengasihan Susanto Amisan
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -
Seiring naiknya tipe Pangkalan Udara Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado, dari Tipe C menjadi Tipe B, secara langsung ikut berpengaruh pada jabatan komandan Lanudsri (Danlanudsri) yang sebelumnya dijabat perwira berpangkat Letnan Kolonel, kini dijabat perwira berpangkat Kolonel.Perubahan tipe Lanudsri tersebut diikuti dengan dilaksanakannya serah terima jabatan (Sertijab) Danlanudsri Manado, dari komandan lama, Letkol Penerbang Jorry Soleman Koloay kepada pejabat baru, Kolonel Penerbang Ferdinand Roring, dalam sebuah upacara yang dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) II, Marsekal Muda TNI Agus Supriatna, selaku inspektur upacara, sementara komandan upacara dipercayakan kepada Kepala Dinas Operasi (Kadis Ops) Lanudsri, Mayor Pasukan Mores Bonte.
Acara yang digelar di Apron Lanud Sam Ratulangi Manado, Selasa (25/9) itu turut hadir sejumlah pejabat anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sulut, antara lain Gubernur DR S H Sarundajang, Wagub DR Djouhari Kansil, Ketua DPRD Meifa Salindeho Sth, Kapolda Brigjen Pol Dicky Atotoy, Danlantamal VIII Manado Laksma TNI Guguk Handayani, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Johny Tobing dan sejumlah pejabat lainnya yang menjadi tamu undangan.
Dalam sambutannya Marsekal Muda TNI Agus Supriatna mengatakan, di lingkungan TNI Angkatan Udara, khususnya di jajaran Koopsau II, sertijab merupakan sarana pendinamisasian organisasi, dengan harapan perggantian jabatan membawa perbaikan kinerja, menggali opportunity for improvement, menggali potensi dan inovasi baru, serta penyegaran dan pengayaan. "Tak hanya itu, sertijab juga hendaknya dipahami sebagai bagian dari mekanisme tour of area dan tour of duty bagi pejabat yang bersangkutan," tegas Supriatna.
Pada kesempatan itu, selaku Pangkoopsau II, Supriatna menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat lama bersama ibu, atas jasanya serta kontribusi dalam tugas selama memimpin Lanudsri Manado. Kepada komandan baru, disampaikan ucapan selamat atas kepercayaan yang diberikan pimpinan TNI AU. "Harapan saya, kepercayaan ini dapat dipertanggungjawabkan secara baik, apalagi seiring meningkatnya tipe Lanud Sam Ratulangi menjadi tipe B," ujarnya.
Yang membedakan dari upara sertijab kali ini adalah dihadirkannya sejumlah peralatan Alutsista TNI Angkatan Udara, antara lain tiga unit Pesawat Tempur Sukhoi, satu unit Helikopter Puma, dua unit Pesawat Herkules dan satu unit Pesawat Boeing yang menghiasi sekitar area pelaksanaan upacara sertijab, sehingga tampak alutsista tersebut seperti ikut mengawal upacara.
Seperti diketahui, Danlanudsri Baru, Kolonel Penerbang Ferdinand Roring, sebelumnya menjabat Danlanud Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sementara itu Letkol Jorry Koloay dipercayakan menjadi dosen di Akademi Angkatan Udara (AAU), Bumi Maguwo, Yogyakarta.
Diwawancarai usai acara sertijab, Roring mengaku senang dan bangga bisa dipercayakan menjabat Danlanudsri, selain karena jabatan karena jabatan komandan sebagai sesuatu yang prestisius dalam karier, penempatan ini menjadi jawaban atas penantian panjang untuk bisa bertugas di kampung halaman. Pasalnya meskipun lahir di Makasar, suami dari Nadia Dewi Priagustina ini, ayah dan ibunya orang Minahasa. "Pertama saya bangga atas kepercayaan ini kemudian bisa pulang kampung," katanya kepada sejumlah wartawan. (tos)