Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Event

Lomba Model dan Dance Extravaganza DDS Ke-5

Lomba Dance dan Lomba Model bertajuk Extravaganza DDS ke 5 yang diselenggarakan oleh Debora Dance Sport

Editor: Andrew_Pattymahu
 Lomba Dance dan Lomba Model  bertajuk Extravaganza DDS ke 5 yang diselenggarakan oleh Debora Dance Sport (DDS)  dalam rangka merayakan hari ulang tahun DDS yang ke 5, berlangsung sangat meriah.

Acara yang dilaksanakan di Manado Trade Centre (MTC), pada Minggu (26/8) ini menarik perhatian para pengunjung MTC yang memadati tempat berlangsungnya acara tersebut. Para peserta lomba dance dan model pun antusias dan bersemangat mengikuti lomba. Acara ini semakin ramai karena ada penampilan spesial dari DDS Comunity, yang tampil memukau para penonton yang memadati tempat acara tersebut. Apalagi tim jurinya juga adalah orang-orang sudah berpengalaman di bidangnya masing-masing. Juri model adalah Mr Paul dari Amerika, Chris, dan Yati.
Sedangkan dewan Juri dance antara lain  Imaniar yang merupakan finalist Seleb Dance dan Rico DDS.

Pemilik DDS, Debora Sindoro mengatakan, lomba dance dan lomba model merupakan event yang rutin dilaksanakan setiap tahun dalam rangka merayakan hari ulang tahun.
"Tahun ini sudah yang ke lima kalinya. Karena dance dan model adalah bagian dari DDS. Sehingga dengan event ini, kami memberikan kesempatan kepada para dancer atau tim dancer untuk mempertunjukkan apa yang pernah mereka dapat pada saat latihan, " katanya.
Ia mengatakan, sebagai panitia, DDS merasa sangat bersyukur atas respon masyarakat, khususnya para pesrta yang turut berpartisipasi untuk memeriahkan HUT DDS yang ke 5.
"Saya berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mengambil bagian dalam acara ini, sehingga dapat berlangsung sukses, " katanya
Menurutnya, semua peserta dan pengisi acara tampil sempurna dan sangat membanggakan.
"semua pesertanya hebat. Banyak teman-teman yang sudah berpengalaman dalam bidangnya masing-masing juga ikut serta dalam mendukung acara ini, trima kasih dan kiranya Tuhan memberkati kita semua, " katanya.
Debora mengatakan, harapannya DDS bisa semakin jaya dan sukses, serta dapat memberikan manfaat positif bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Pada usia ke 5 tahun ini, keluarga besar DDS patut berbangga dan bersyukur karena bisa bertahan dan eksis sampai sekarang, semua berkat Tuhan, keluarga dan teman-teman, " katanya
Debora menambahkan, selama berkarir, DDS telah memberikan pengaruh positif, khususnya bagi pecinta olahraga. Apalagi DDS memberikan pelayanan yang baik untuk kepuasan anggotanya.
"DDS terdiri dari tiga bidang yaitu aerobik, dance dan model. sehingga dari ketiga bidang tersebut sudah banyak prestasi yang telah kami capai, dan bersyukur, kalau ternyata masyarakat juga memberikan respon dan mempercayakan DDS sebagai wadah untuk menyalurkan hobi dan mengembangkan bakat mereka,  " katanya

Menurutnya, lomba model dibagi atas dua ketegori yaitu kategori A dan kategori B.
"Kategori A adalah peserta yang berusia 6 sampai 11 tahun. Sedangkan kategori B adalah pesrta yang berusia 12 sampai 17 tahun, " katanya.
Pemenang Lomba Model untuk kategori A dari 6 tahun hingga 11 tahun adalah Nayla Arzeti Safira Alamry dari SDN 3 Airmadidi, Lomba Model untuk kategori B dari usia 12 tahun hingga 17 tahun adalah Vania Mongkaren dari SMP Katolik Sta Theresia Malalayang. Sedangkan untuk Lomba Dance, juara satu diraih oleh tim Evav Vier, juara dua oleh Wrong People, juara tiga oleh Racong Power Dance, The Best Team oleh Swagger, juara Favorit oleh Ablaze dan Best Performance oleh The 'C' Tipz Crew.
Perwakilan tim Evav Vier sebagai Pemenang utama Lomba Dance,  Dhylan mengaku, timnya bangga bisa menjadi juara pertama dalam lomba tersebut. Sehingga semakin memotivasi timnya untuk tetap memberikan yang terbaik dalam$ setiap penampilannya.
"Kami bersyukur kepada Tuhan, karena melalui perayaan Hut DDS ini, kami bisa diberikan kesempatan lagi untuk mengikuti lomba dance. Ini adalah lomba yang ke enam kali yang kami ikut. Dan baru kali ini mendapat juara pertama, " katanya.
Dhylan mengaku, hadiah tropi, piala , dan uang tunai Rp 1 juta yang diperolehnya bersama tim akan dipakai untuk hal-hal yang positif.
"Tropi dana piala ini akan kami simpan sebagai kenang-kenangan. Sedangkan uang Rp 1 juta ini setengahnya akan kami berikan ke gereja sebagai persembahan atau ungkapan syukur kami atas berkat Tuhan, dan sisanya akan kami berbagi, apalagi kami yang termasuk dalam tim ini adalah mahasiswa yang datang dari Ambon. Sehingga uang ini akan kami gunakan untuk menambah uang kuliah, " katanya.

Sementara pemenang lomba model,  Vania Mongkaren mengaku, bangga dengan prestasi yang ia peroleh. Apalagi modeling adalah hobinya sejak kecil. Sehingga dalam setiap penampilannya ia selalu berusaha untuk tampil maksimal.
"Saya tidak menyangka bisa menjadi juara pertama. Dengan prestai ini, tentu akan membuat orangtua saya bangga, sehingga saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas anugerahnya, " kata Vania


Menurut siswi SMP Katolik Sta Theresia Malalayang ini mengatakan, hadiah yang ia peroleh membuatkan lebih termotivasi untuk terus belajar agar bisa mempertahan prestasinya, bahkan menjadi model yang sukses.
"Terima kasih kepada DDS yang telah menyelenggarakan lomba ini, hadiahnya luar biasa. Karena melalui event ini, bakat dan hobi tersalurkan, sehingga bisa dijadikan sebagai evaluasi untuk menjadi yang lebih baik, selamat ulang tahun DDS yang ke 5 panjang umur dan semakin diberkati Tuhan, " tambahnya. (jhp)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved