News Analisis

Ferry Liando: Tak Perlu Berlebihan

Pengawalan sering mengakibatkan efek buruk terutama bagi pejabat itu sendiri.

Pengawalan sering mengakibatkan efek buruk terutama bagi pejabat itu sendiri. Mereka kerap tidak peduli dengan kemacetan karena mereka tidak merasakan betapa sulitnya jika terjebak macet. Selama ini meski jalan macet, iring-iringan pejabat tetap menerobos kemacetan. Mereka tidak peduli dengan masyarakat yang sedang antridi jalan yang macet.

Perlu ada kerendahan hati dari pejabat yang ada. Misalnya, kalau mereka mau menghadiri suatu acara, jika undangannya pukul 7, maka ada baiknya mereka berangkat dari rumah mereka satu jam sebelumnya. Sehingga tidak tergesa-gesa menuju tempat acara tersebut dan akhirnya menggunakan patwal menorobos kemacetan.

Selain itu, tak perlu berlebihan dalam menggunakan patwal. Patwal itu digunakan untuk memudahkan tugas, tapi bukan berarti bertindak semena-mena. Kalau memang di jalan sedang antri karena macet, ya ikutlah. Jangan masyarakat yang disuruh minggir. Masyarakat juga kan punya hak untuk menggunakan jalan. Mereka juga ikut membayar pajak.

Perlu juga diimbau agar ketika menghadiri acara, tak perlu banyak iring-iringan pejabat. Kalau gubernur atau wakil gubernur menghadiri satu acara, maka ada baiknya SKPD terkait saja yang ikut. Misalnya kalau acara pembukaan pelatihan terjun payung, maka tidak perlu Kadis Pertanian ikut dalam iring-iringan. Pemerintah selalu mengimbau agar masyarakat bisa efisien dalam segala hal, tapi mereka butuh teladan. Karena itu, pejabta harus menjadi teladan mereka.

Pengawalan juga secara otomatis membebani APBD yang sesungguhnya lebih tepat peruntukan untuk  rakyat.(aro)

Penulis: Rine Araro
Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved