Bulan Ramadan
Pertamina Menyiapkan 26 Ribu KL BBM
Persediaan kebutuhan masyarakat Sulut saat menjelang Hari Raya Idul Fitri nantinya telah siap.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Persediaan kebutuhan masyarakat Sulut saat menjelang Hari Raya Idul Fitri nantinya telah siap. Hal ini seperti kebutuhan bahan bakar minyak, gas elpiji, kebutuhan sembako seperti beras dan pasar murah akan siap digelar.
Ini terungkap dalam Rapat Tim Pengendali Inflasi (TPID) yang dilaksanakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Selasa (31/7/2012), pihak pertamina Sulut mengatakan, persediaan bahan bakar minyak telah ada hingga beberapa bulan kedepan. Selain itu juga pertamina juga akan menyiapkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi selama 24 jam disepanjang jalur trans Sulawesi.
"Kuota penyaluran BBM di Sulut secara floating sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kami tak akan segan-segan melakukan tindakan bila ditemukan ada penyimpanan BBM," kata Sales Representative BBM Riteil PT Pertamina Manado, Dwi Timotius Kristanto.
Kristanto menambahkan, pihaknya juga telah melakukan penambahan distribusi dengan penambahan kapal tanker sebesar 17 ribu kiloliter (KL). Dan juga pertamina penambahan armada charter untuk memperketat jadwal penyaluran distribusi untuk mengantisipasi kekurangan stok BBM.
"Untuk lebaran akan ada penambahan pasokan sebesar 25-26 ribu KL sedangkan hari biasanya hanya 24 ribu saja. Demikian pula dengan solar ada penambahan dari 7500 KL menjadi sekitar 8 ribu- 8500 KL," ujarnya.
Sementara itu, dari pelaku usaha mengatakan saat menjelang lebaran mengatakan, kesiapannya dengan melakukan penambahan pasokan dari luar Sulut. Pelaku usaha juga menjamin bahwa berbagai kebutuhan masyarakat saat menjelang lebaran telah tersedia. Demikian pula halnya dengan General Manager PT Pelindo IV Bitung, Niken Probowati, yang menyatakan pelabuhan Bitung akan memberikan pelayanan pasokan yang masuk selama 24 jam.
"Kami telah siap untuk melakukan bongkar muat selama 24 jam. Kami siap melakukan pelayanan dari sekarang untuk kelancaran distribusi dan bahan pokok menjelang lebaran," ucap Niken.