Hukum

PN Airmadidi Kabulkan Gugatan Novry

Hasil putusan Pengadilan Negeri (PN) Airmadidi akhirnya mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Novry Datulong

Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Susanty Otodu

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Hasil putusan Pengadilan Negeri (PN) Airmadidi akhirnya mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Novry Datulong terkait proyek tender Peningkatan Jaringan Irigasi Kinidow dan Peningkatan Jaringan Irigasi Matungkas, anggaran tahun 2011 melalui sidang putusan di PN Airmadidi pada Kamis (26/7) kemarin.

Novry sebagai pemenang pun turut mengapresiasi putusan PN Airmadidi itu. Menurutnya PN Airmadidi telah mampu membuktikan independensinya di hadapan masyarakat. Novry yang tidak didampingi kuasa hukum selama menghadapi proses persidangan mengaku puas dengan putusan yang ada.

"Ini juga pembelajaran hukum bagi masyarakat bahwa saat ini sudah tidak sama dengan masa orde baru, tidak ada gunanya lagi pendekatan kekuasaan. Dengan putusan ini selayaknya Pemkab bercermin agar tidak terjadi kesalahan yang sama dan segera lakukan pembenahan," tutur Novry.

Kepala Humas PN Airmadidi, Aris Sholeh Efendi, SH yang sekaligus adalah anggota majelis hakim mengatakan dalam pokok perkara yang dikeluarkan oleh PN Airmadidi menyatakan bahwa para tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum. Sehingga harus membayar ganti karugian materil kepada penggugat I sebesar Rp 115.980.200 dan kepada penggugat II sebesar Rp 91.688.125.

"Selain itu para tergugat harus membayar kerugian imateril masing-masing kepada penggugat sebesar Rp 500 juta. Jadi totalnya sekitar Rp 1,2 Miliar. Kemenangan Novry dinilai dari bukti-bukti yang telah ditunjukkan dalam persidangan. Sehingga pihak gugatan Penggugat Rekonvensi (pihak tergugat) ditolak untuk seluruhnya," jelas Efendi pada Tribun Manado, Jumat (27/7).

Dalam putusan yang dibacakan langsung oleh Ketua Majelis Hakim, Lucky Kalalo, SH hanya dihadiri oleh Penggugat I, tanpa ada perwakilan dari pihak tergugat. Ketika dihubungi ke salah satu tergugat yakni Kadis Pekerjaan Umum, hingga kini belum belum memberikan jawaban.

Dalam perkara ini, sebelumnya berawal ketika Novry dinyatakan sebagai pemenang proyek tender peningkatan jaringan irigasi di dua tempat. Tetapi ia harus menelan pil pahit ketika akhirnya nama perusahaan miliknya harus berganti dengan nama perusahaan milik orang lain.

Merasa dirugikan Novry kemudian memperkarakannya hingga ke PN Airmadidi. Novry sebagai Penggugat I dan saudaranya Marcel Dotulong sebagai Penggugat II. Sedangkan pihak yang digugat adalah Bupati Minut, Kadis Pekerjaan Umum, Pejabat Pembuat Komitmen, Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi lama dan baru yang turut terlibat mengganti nama pemenang tender.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved