Eksekusi

Kader: Mereka yang Mengamuk tidak Mau Pindah

Sejumlah warga yang telah pindah dari lokasi tersebut mengatakan masih ada 69 kepala keluarga dan 1 orang bujang yang menempati lahan

Kader: Mereka yang Mengamuk tidak Mau Pindah
TRIBUNMANADO/ CHRISTIAN WAYONGKERE
Warga Candi mengamuk ketika akan dilakukan eksekusi oleh aparat
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANAD.CO.ID, BITUNG - Sejumlah warga yang telah pindah dari lokasi tersebut mengatakan masih ada 69 kepala keluarga dan 1 orang bujang yang menempati dan mendirikan 60 pondok.

"Kami sebelumnya sudah sempat pindah sejak 30 Maret 2010 ke lokasi belakang SMPN 12 Kelurahan Girian Indah, namun beberapa waktu setelah dilakukan pengusuran mereka kembali menempati lokasi yang berada ditepi pantai Candi hingga saat ini," kata Kader Lampede.

Menurut warga yang telah tinggal sejak  tahun 1968, akibat kembalinya sejumlah warga dilokasi tersebut membuat pemiliknya melakukan pembongkaran dengan pengawasan polisi. "Mereka kembali diberi kesempatan oleh pemilik lahan untuk membongkar sendiri pondok yang masih berdiri dan ditempati," tuturnya. Sementara menurut warga lainnya yang sedang melakukan pembongkaran terhadap pondok yang ditempati, semua yang tidak berhak dilahan tersebut harus di bongkar.

"Kalau mau bongkar bongkar semua," kata Umar Abdulah (36).

Lanjut pria yang telah tinggal selama 33 tahun di Candi ini, dirinya akan segera angkat kaki dari lokasi tersebut, untuk segera pindah ke Pulau Lembeh. "Kami bersama keluarga lainnya mau pindah ke Lembeh, karena sebagai seorang yang berprofesi sebagai nelayan harus memiliki tempat tinggal yang ada tambatan perahu," tandasnya.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved