Tokoh
Sarundajang Akan Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari UIN Malang
Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang akan mendapat penghormatan akademik berupa gelar DR honoris causa dari Universitas Islam Negeri
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang akan mendapat penghormatan akademik berupa gelar DR honoris causa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Komunikasi Publik, Michael Umbas mengatakan, gubernur akan menerima anugerah tersebut, Sabtu 14 Juli pekan depan. "Dalam sidang senat terbuka yang dipimpin Rektor UIN MMI Malang, Prof Dr H Imam Suprayogo," kata Umbas, Minggu (08/07/12).
Sarundajang akan menyampaikan pidato pengukuhannya di bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan berjudul "Kepemimpinan dalam masyarakat Majemuk." "Beliau (Sarundajang akan mengurai tentang peran strategis kepemimpinan formal dan informal dalam merawat dan mengelola keberagaman," jelas Umbas.
Ia menjelaskan, pemberian gelar Dr (HC) berkat pemikiran Sarundajang yang meyakini kerjasama sinergis dilandasi semangat saling percaya dapat meredam potensi konflik, anarkisme dan tindak kekerasan atas nama agama, golongan, suku, ras dan daerah.
Sarundajang juga akan mengurai pengalaman saat ditugaskan menjadi Pejabat Gubernur di Maluku Utara dan Ambon (Maluku) pada tahun 2002 silam. "Saat itu beliau diberi mandat besar, bagaimana mengendalikan dua daerah konflik," katanya.
Misi ini disebut Sarundajang sebagai one way ticket mission, atau misi tiket sekali jalan. Namun dengan pendekatan nurani dan kultural, perdamaian dapat tercipta.
Pengalaman empirik ini
sangat berharga bagi sejarah bernegara karena konflik Agama di dua
daerah itu seakan sulit diatasi namun dengan tekad kuat, dan hati nurani
yang bersih, ia mampu
menembus kebekuan sosial untuk merajut perdamaian.
Kemampuan Sarundajang berinteraksi dengan tokoh garis keras seperti Jafar Umar Thalib perlahan dapat meredam eskalasi konflik hingga ke titik nol. Dengan pendekatan humanisme egaliter, alhasil Maluku Utara dan Ambon Maluku dapat berdamai. Atas jasanya Sarundajang dijuluki "Khalifah" dan Duta Perdamaian oleh masyarakat kedua daerah tersebut.
Ketika kembali usai menunaikan tugasnya di dua daerah itu. "Tetes airmata masyarakat menyertai kepulangan Sarundajang," kata Umbas menjelaskan latar belakang kenapa Sarundajang terpilih penerima gelar.
Gelar Dr HC oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan bukti penghormatan terhadap pluralisme karena Sarundajang dikenal sebagai Gubernur yang beragama Kristen.
Sebagaimana dijelaskan dalam PP No 43/1980, gelar Doktor (HC) adalah gelar kehormatan yang diberikan kepada seorang yang berjasa atau berkarya luar biasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia.(*/ndo)