Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Piala Eropa

"Les Miserables" dalam Diri "Les Bleus"

"Les Miserables" adalah novel karya sastrawan Perancis Victor Hugo yang diluncurkan pada 1862.

Tayang:
Editor: Andrew_Pattymahu

Emosi Nicolas Anelka meledak dan semuanya dilampiaskan kepada Domenech. Seperti diberitakan koran ternama Perancis L'Equipe, Domenech merasa "dikebiri" wibawanya, hingga mengusir Anelka dari markas tim dan memulangkannya.

Para pemain lainnya menganggap itu sebagai hukuman indisipliner biasa, namun sekelompok lainnya merasa sependapat dengan Anelka. Grup itulah yang tak mau turun dari bus tim saat akan melakukan perjalanan pertandingan dengan kereta api.

"Mogok main adalah keputusan kelompok yang merasa terkucilkan dan tak dilindungi. Itu pesan sebenarnya," Hugo Lloris mengakui.

"Kami terlalu berlebihan. Itu memang keputusan ceroboh, kesalahan besar. Sangat bodoh," keluh Lloris yang dikutip ABS.

Yang pasti, apa yang dituai Blanc di Euro 2012 merupakan buah yang ditanamnya pada Piala Dunia 2010.

Saat itu, ia juga dikucilkan Domenech karena dianggap menjadi pihak yang memengaruhi grup pemberontak di tubuh timnas Perancis.

Ironisnya lagi, Blanc pula yang memanggil Nasri setelah tak pernah mendapatkan undangan timnas dari Domenech. Persis dengan yang dilakukan Michel terhadap Cantona.

Komplet sudah drama "Les Miserables" Perancis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved