Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perusahaan

MNC Pengguna Hak Siar Tapi Tak Berhak Meretribusi Siaran Piala EURO 2012

Menyikapi desakan sejumlah pengusaha tv kabel, yang menggelar aksi demo

Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu

Laporan Wartawan Tribun Manado Pengasihan Susanto Amisan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Menyikapi desakan sejumlah pengusaha tv kabel, yang menggelar aksi demo, Senin (18/6) dan surat KPID Sulut, pihak PT Media Nusantara Citra (MNC) Sky Vision mendatangi Komite Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulut, guna memberi penjelasan terkait polemik hak siar konten Piala Eropa atau EURO 2012 yang saat ini untuk Indonesia dipegang oleh PT MNC Sky Vision. Rabu (20/6).

Pihak PT MNC Sky Vision yang diwakili oleh Muharzi Hasril, Regulatory Affair Manager PT MNC Sky Vision, Nugroho Agung, Korporate Comunication Manager dan Ibu Mardiana, pimpinan PT MNC Sky Vision Manado, diterima oleh sejumlah komisioner KPID Sulut, antara lain Raymond Pasla S.sos, Drs H Amien A Gaib, Melisa P Sualang SE, Meiyer Tanod S.sos dan Margaretha Rorong SE.

Kepada komisioner KPID Sulut, Muharzi Hasril memberi penjelasan terkait surat edaran yang pada intinya menghimbau kepada semua pihak termasuk pengusaha tv kabel agar tidak secara ilegal mendapatkan dan mendistribusikan konten Piala Eropa atau EURO 2012. Terkecuali jika mendapat izin dari PT MNC Sky Vision sebagai pemegang hal siar di Indonesia.

Menurut Hasril, pada prinsipnya mereka sangat menghargai perjanian dengan pihak UEFA sebagai pemilik konten tersebut. Dimana dalam perjanjian, MNC tidak berhak untuk meredistribusi konten dimaksud. "Kami tidak berhak untuk merdistribusi konten tersebut, karena perjanjiannya demikian," kata Hasril.

Mendengar penjelasan dari pihak PT MNC Sky Vision, Drs H Amien A Gaib seorang komisioner KPID Sulut mengaku langsung mengerti maksud dan tujuan surat edaran itu, dimana surat tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi pemanfaatan konten dimaksud secara ilegal. Apalagi hak siaran itu diperoleh bukan cuma-cuma, melainkan dibayar mahal.

Secara korporate, pihaknya sangat ingin turut berkontribusi bagi semua pihak, termasuk bagi pengusaha tv kabel. Namun terkait konteks Piala Eropa atau EURO sangat tidak memungkinkan untuk merubahnya karena rentan waktunya juga tak lama. "Jika rentan waktunya masih panjang, bisa saja dilakukan, misalnya Liga Inggris, kami sudah melakukan kerjasama, redistribusi konten dimaksud dengan beberapa tv kabel  lokal," jelas Hasril.

Raymond Pasla dalam pernyataannya menyambut baik upaya pihak PT MNC Sky Vision yang secara langsung datang memberi penjelasan lengkap terkait polemik hal siar konten piala eropa. (tos)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved