Breaking News
Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Marhaen yang Terlupakan

kata yang cukup pas melukiskan makam Marhaen di Kampung Cipagalo, RT 04/03, Kelurahan Mengger, Bandung Kidul, Kota Bandung.

Tayang:
Editor: Andrew_Pattymahu

Rumah itu dicapai hanya melewati beberapa lorong kecil di antara rumah-rumah. Perempuan itu mengatakan, istri Soekarno, Fatmawati, pernah mengunjungi makam itu. Demikian pula, sepupuh mantan presiden RI Soeharno, Probosutedjo. Selain itu, katanya, belum ada lagi.

Menurutnya, kunjungan terakhir menjelang pemilihan umum 2004. Beberapa tokoh partai politik ramai-ramai ke makam kakek Ayid. Kala itu, lanjutnya, mereka, berjanji memugar makam Marhaen serta membantu kehidupan keluarga Marhaen yang masih bekerja sebagai petani.
Namun, sejak itu belum ada yang berkunjung ke makam kakeknya. Janji-janji itu pun menguap begitu saja. "Mungkin ada yang bakal ziarah menjelang pemilihan (pemilu) nanti (2014)," katanya. Rumah Ayid sederhana dan tanpa banyak rias.

Selain foto keluarga, pada dinding rumah Ayid tergantung gambar Soekarno dalam bingkai yang mulai lapuk. "Gambar itu, mulai 1963 atau 1964," ujarnya. Tak ada potret enam presiden selanjutnya. Ayid tidak banyak komentar mengenai hal itu. "Hanya gambar ini aja yang ada," katanya.

Namun, seolah, Ayid tak punya sesuatu pun yang mengingatkan pada kakeknya. Tidak ada gambar sang kakek di rumah itu. "Saya juga tidak terlalu banyak tahu cerita tentang Ki Marhaen," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved