Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Champion

Noreng di Soccer Resto, Penonton Berjubel

Pengunjung sudah memadati semua meja dan kursi yang ada di Soccer Resto.

Editor:

Laporan Wartawan Tribun Manado Robin Tanauma

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pengunjung sudah memadati semua meja dan kursi yang ada di Soccer Resto, dengan menu yang ada mereka sudah mulai memesan makanan dan minuman sambil menunggu putaran Final Liga Champions 2012 antara Bayern Muenchen FC versus Chelsea FC, Minggu (20/5/2012), pukul 00.00 Wita.

Manajemen Soccer Resto sudah mengantisipasi dengan melakukan acara demi acara untuk mengisi waktu tunggu tersebut.

Mulai pukul 21.30 Wita, Sabtu (19/5), persiapan Jingle opening nonton bareng (noreng) diikuti dengan akustik band dari Plankton Band mengisi suasana tunggu putaran Final, acara kemudian dibuka oleh MC diikuti Sexy Dancer dari K-One Crew

Tak ketinggalan juga, permainan (games) menarik dengan kuis-kuis berhadian juga candaan menghiasi waktu tunggu nonton bareng.

Soccer Resto menyediakan layar lebar dan tiga buah televis LCD agar penonton atau pengunjung bisa melihat pertandingan final dari arah depan pada sudut pandang mana saja.

Ruangan dihiasi dengan poster pemain-pemain sepakbola internasional, terdapat juga baju-baju atau kostum sepakbola berukuran kecil dari tim-tim dunia yang tergantung di langit-langit ruangan.

Serba 'Soccernya' lebih terasa dengan nama menu makanannya, yaitu Goropa Shinji Kagawa, Tinutuan Davor Suker, Sayur Diego Forlan, Tahu Andrea Pirlo, Nasi Cannavaro, Nasi Goreng Roa Drogba, Pisang Goroho Goreng Torres, Pisang Kipas Zidane, Mie Cakalang Maradona, Gado-Gado Lionel Messi, Bubur Ayam Beckham, Sosis Goreng Shevchenko, dan Bakso Urat Roberto Carlos serta menu-menu lainnya

Lebih uniknya lagi, makanan ini didaftar harganya tidak menggunakan rupiah, melainkan ditulis angka saja dan dibelakang angka ditaruh Gol, semisalkan Goropa Shinji Kawa 36.5 Gol (Rp 36.500)

Dari sekian cafe dan resto yang ada di Manado, Soccer resto miliki keunikannya dengan menonjolkan 'Soccernya'. Resto yang terletak di Jalan Piere Tendean 88 Boulevard Manado ini menghadirkan suatu konsep sepakbola.

"Dari namanya saja, konsepnya sudah ketahuan berbau ala sepakbola. Tentunya Resto ini lebih menonjolkan soccernya," ungkap owner Soccer Resto, Robby Ong, disela partai Final Liga Champions 2012

Sementara pengunjung yang datang sudah memadati bagian depan ruangan atau bagian belakang penonton, untuk menyaksikan partai final tersebut. Beberapa saat setelah peluit pertandingan dimulai suasana ruang Soccer Resto makin semarak, suara teriakkan masing-masing supporter (pendukung) menggema di ruang tersebut.

Dari teriakkan supporter, miliki keseimbangan pendukung untuk Bayern Muenchen FC dan Chelsea FC. Beberapa peluang gol dari Arjen Robben pemain Muenchen membuat pendukung Chelsea hanya terdiam sementara pendukung Muenchen sudah berteriak Gol walaupun tidak terjadi Gol.

Memasuki babak kedua, dimenit-menit akhir, Supporter Muenchen langsung lompat kegirangan sambil berteriak merayakan gol yang dicetak Bayern Muenchen. Dalam suasana gembira yang menyelimuti supporter Muenchen, akhirnya berubah dengan was-was saat Didier Drogba menyamakan kedudukan menjadi satu sama.

Pendukung Chelsea pun ikut mengangkat kursi duduknya sambil berteriak kegirangan merayakan gol penyama skor yang terjadi selang beberapa menit saja dari gol Muenchen di menit-menit terakhir

Perpanjangan waktu, pendukung Muenchen lebih kecewa dengan tidak masuknya tendangan Penalti dari Arjen Robben. Hingga pertandingan dilanjutkan dengan sistem 12 pas atau penalti.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved