Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ujian Nasional

Pelajaran Matematika Sangat Sulit

Kekuatiran para peserta Ujian Nasional terhadap mata pelajaran Matematika akhirnya terkuat pada hari ketiga pelaksanaan ujian Nasional (UN)

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
zoom-inlihat foto Pelajaran Matematika Sangat Sulit
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE


Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANAD.CO.ID, BITUNG - Kekuatiran para peserta Ujian Nasional terhadap mata pelajaran Matematika akhirnya terkuat pada hari ketiga pelaksanaan ujian Nasional (UN) SMA di kota Bitung. Peserta harus menyelesaikan soal sejumlah 40 nomor pilihan berganda dalam waktu 120 menit. Sejumlah pelajar mengaku mengalami kesulitan dalam menyelesaikan beberapa soal dari 40 soal yang harus dikerjakan.

"Susah sekali untuk pelajaran Matematika, karena ada soal tentang limit," kata Brigitta pelajar SMAN 1 Bitung kepada Tribun Manado usai ujian kemarin.

Senada dengannya Inda Purnomo siswa kelas 3 IPA ini mengakui dalam UN mata pelajaran Matematika, mengalami kesulitan saat menghadapi soal limit. "Yaaa... Susah sih menjawab soal limit, dan ada soal tentang Volum-volum 162 seperdua volum. Sehingga ada 5 nomor yang saya jawab asal alias spekol," tutur Indah.

Peserta UN dari SMAN 1 Bitung lainnya mengaku susah-susah gampang saat menghadapi mata pelajaran Matematika, dalam ujian Nasional kemarin. "Susah-susah gampang dalam menjawab soal Matematika meski sudah belajar," kata Debrilina Tangkere. Ia mengaku selain limit ada beberapa soal yang membuatnya sulit menjawab, seperti 2 kali kuadarat, 4 kali kuadrat, dan lainnya. "Ada juga soal gambar grafis yang sangat," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut sejumlah guru mata pelajaran Matematika mengatakan memang soal tentang limit memang sulit. "Selain itu faktor kesulitan dari anak yang tidak bisa menyelesaikan soal limit pengarus tidak belar. Untuk soal limit tersebut harus banyak latihan menghitung menggunakan rumus, dan aturan," kata Manuawar Antameng.

Untuk itulah pihaknya bersama rekan guru lainnya sebelum pelaksanaan UN, telah melakukan berbagai persiapan yang melibatkan semua peserta UN. "Kami sudah melaksanakan pengayaan, les, bimbingan terstruktur dari guru mata pelajaran Matematika," tandasnya.

Sementara itu Nelly Sendow, guru Matematika lainnya menjelaskan untuk Matematika prisma merupakan satu diantara soal yang sulit dikerjakan. "Prims itu menghitung dimensi tiga, menggambat dibidang datang, sementara para siswa melakukannya di bidang ruang, dan prisma itu berpikir secara abstrak," tutur Nelly. Lanjutnya dalam pelajaran prima menggunakan tiga sumbu simetris yang susah untuk dikerjakan, apalagi kalau sudah meliputi pengabungan dengan tabung, kerucut, dan kubus. "Lebih sulit lagi kalau sudah dipotong dengan bidang lainnya. Biasa mereka yang jago prisma akan meneruskan studi di Fakultas Teknik," tandasnya.

Dari amatan Tribun Manado usai melaksanakan UN mata pelajaran Matematika, para siswa bergegas untuk mengumpul kartu ujian mereka diruang guru. Kemudian mereka terlihat mencari wali kelas untuk mengambil HaPe yang dititipkan kepada guru atau wali kelas.(crz)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved