Sabtu, 13 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Teknologi

Sejak Ada Google Plus, Google "Berubah"

Penyebaran komentar dari mantan karyawan ke publik sepertinya telah menjadi tren baru di Amerika Serikat (AS).

Tayang:
Editor: Andrew_Pattymahu

Setahun yang lalu, perusahaan perangkat lunak itu merilis sebuah daftar panjang berisi keluhan tentang tindakan monopoli Google. Bulan lalu, Microsoft menuding Google melanggar privasi pengguna Internet Explorer.

Meskipun Whittaker sejatinya ragu Google membuang beberapa hal demi Google+, ia berpikir jejaring sosial itu layak dicoba. Menurutnya, hal itu akan bekerja di mana Google mengubah web sosial menjadi lebih baik dan hal itu akan menjadi pertaruhan yang heroik.

"Nyatanya hal itu tidak terjadi," keluh Whittaker. Situs ini dianggap mengembangkan reputasi diri sebagai kota hantu.

Google mengklaim, sekitar 90 juta orang telah mendaftar. Tetapi analis dan bukti anekdotal menunjukkan hanya sedikit yang menjadi penggemar berat Google+.

"Gambarannya, Google adalah anak orang kaya yang menyadari dirinya tak diundang dalam sebuah pesta. Ia membangun pestanya sendiri sebagai sebuah pembalasan. Faktanya, tak ada yang datang di pesta milik Google," ujar Whittaker. (Dyah Megasari/KONTAN)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved