Kesehatan
Puskesmas Wawonasa Giat Sosialisasi Rekam Jantung
Kalau EKG belum ada penggunanya jadi kami fokus sosialisasi dulu.
TRIBUNMANADO.CO.ID
,
MANADO - Puskesmas Wawonasa akhir-akhir ini digiatkan dengan
sosialisasi rekam jantung setelah dua pekan yang lalu mendapat bantuan
fasilitas dari Dinas Kesehatan Kota Manado alat rekam jantung atau
Elektro Kardio Gram (EKG).
Kepala Puskesmas Wawonasa, Anita Basuki SKM, M.Kes mengatakan EKG
merupakan alat terbaru yang diterimanya bersamaan dengan dua cool chain
(pendingin vaksin).
"Kalau EKG belum ada penggunanya jadi kami fokus sosialisasi dulu sambil
menunggu masyarakat yang ingin merekam jantungnya. Lagipula dokter
spesialis jantung yang ada disini (Puskesmas Wawonasa) masih sementara
ikut pelatihan. Tapi kalau cool chain ada dua sudah kami gunakan,"
ungkap Anita pada Tribun Manado, Senin (19/3).
Sedangkan untuk alat lainnya seperti alat pemeriksaan kandungan
Ultrasonografi (USG) hingga saat ini belum ada. Kebutuhan alat USG
sejauh ini di Puskesmas belum dibutuhkan, sebab masyarakat saat ini
lebih memilih rumah sakit atau dokter spesialis untuk pemeriksaan lanjut
kandungan atau penyakit yang dianggap kronis dan Puskesmas hanya
sebagai pemeriksaan ringan.
Dari segi pelayanan, Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat
pertama. Jika tidak memungkinkan untuk ditangani pihak Puskesmas maka
akan segera dikeluarkan surat rujukan ke rumah sakit.
Tetapi berdasarkan pengalamannya sejauh ini, Anita mengatakan
kepercayaan masyarakat untuk berobat di Puskesmas masih kurang.
Kebanyakan dari mereka yang datang ke Puskesmas bukan berobat tetapi
hanya meminta surat rujukan, padahal penyakit yang di derita pasien
masih dapat ditangani tim medis Puskesmas.
"Itu kendala kami, sakit yang hanya demam biasa, maunya harus rujuk,
diminta pakai Kartu Depsos lagi, padahal waktu datang pakai perhiasan
dan rapi sedangkan kategori Depsos hanya untuk pemulung, gembel, atau
orang gila," tutur Anita. (nty)