Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Puskesmas Wawonasa Giat Sosialisasi Rekam Jantung

Kalau EKG belum ada penggunanya jadi kami fokus sosialisasi dulu.

Laporan Wartawan Tribun Manado Susanty Otodu

TRIBUNMANADO.CO.ID , MANADO - Puskesmas Wawonasa akhir-akhir ini digiatkan dengan sosialisasi rekam jantung setelah dua pekan yang lalu mendapat bantuan fasilitas dari Dinas Kesehatan Kota Manado alat rekam jantung atau Elektro Kardio Gram (EKG).

Kepala Puskesmas Wawonasa, Anita Basuki SKM, M.Kes mengatakan EKG merupakan alat terbaru yang diterimanya bersamaan dengan dua cool chain (pendingin vaksin).

"Kalau EKG belum ada penggunanya jadi kami fokus sosialisasi dulu sambil menunggu masyarakat yang ingin merekam jantungnya. Lagipula dokter spesialis jantung yang ada disini (Puskesmas Wawonasa) masih sementara ikut pelatihan. Tapi kalau cool chain ada dua sudah kami gunakan," ungkap Anita pada Tribun Manado, Senin (19/3).

Sedangkan untuk alat lainnya seperti alat pemeriksaan kandungan Ultrasonografi (USG) hingga saat ini belum ada. Kebutuhan alat USG sejauh ini di Puskesmas belum dibutuhkan, sebab masyarakat saat ini lebih memilih rumah sakit atau dokter spesialis untuk pemeriksaan lanjut kandungan atau penyakit yang dianggap kronis dan Puskesmas hanya sebagai pemeriksaan ringan.

Dari segi pelayanan, Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Jika tidak memungkinkan untuk ditangani pihak Puskesmas maka akan segera dikeluarkan surat rujukan ke rumah sakit.

Tetapi berdasarkan pengalamannya sejauh ini, Anita mengatakan kepercayaan masyarakat untuk berobat di Puskesmas masih kurang. Kebanyakan dari mereka yang datang ke Puskesmas bukan berobat tetapi hanya meminta surat rujukan, padahal penyakit yang di derita pasien masih dapat ditangani tim medis Puskesmas.

"Itu kendala kami, sakit yang hanya demam biasa, maunya harus rujuk, diminta pakai Kartu Depsos lagi, padahal waktu datang pakai perhiasan dan rapi sedangkan kategori Depsos hanya untuk pemulung, gembel, atau orang gila," tutur Anita. (nty)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved