Demonstrasi
Mahasiswa Unsrat Suruh Ramdani Keluar dari Dewan
Aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di kantor Dewan Perwakilan rakyat daerah (DPRD)
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Pengasihan Susanto Amisan
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di kantor Dewan Perwakilan rakyat daerah (DPRD) Sulut, Senin (19/3) nyaris ricuh. Kericuhan terjadi ketika terjadi perdebatan alot antara masa aksi dengan James Sumendap SH, seorang anggota DPRD Sulut yang ikut menerima aksi.
Para demonstran yang diterma langsung oleh ketua DPRD Sulut Pdt Meiva Salindeho -Lintang Sth, wakil ketua Sus Sualang-Pangemanan dan beberapa anggota lainnya itu, bersikeras mendesak dewan agar menghadirkan Benny Ramdani, yang mereka tuding sebagai provokator dan tendensius dalam menyikapi persoalan di Unsrat.
Donli Bilote, seorang mahasiswa FISIP Unsrat dalam orasinya mengecam sikap Ramdani yang takut bertemu mahasiswa. "Mana Ramdani. Keluar... keluar... keluar...!," teriaknya lantang dihadapan ketua DPRD dan sejumlah anggota lainnya.
Karena tak kunjung keluar, mahasiswa memaksa masuk untuk menemui anggota DPRD yang dikenal vokal dan aktif dalam aksi-aksi masa penggulingan orde baru. Mahasiswa berusaha menerobos barikade polisi, sehingga aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dan polisi tak terelakan. Namun aksi tersebut tak berlangsung lama karena mahasiswa langsung diminta oleh para dosen untuk mundur. (tos)