Militer
Haru Biru Pelepasan Laksma Sugianto dan Istri
Suasana haru mewarnai prosesi pelepasan dinas mantan Danlantamal VIII Manado, Laksma Sugianto SE MAP dan istri Ny Rurin Sri
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
-Suasana haru mewarnai prosesi pelepasan dinas
mantan Danlantamal VIII Manado, Laksma Sugianto SE MAP dan istri Ny
Rurin Sri Wulandari, mantan Ketua Korcab Daerah VIII Jalasenastri Armada
Timur.
Prosesi pelepasan diawali penyerahan kemudi kapal simbol lembaga
Lantamal VIII Manado oleh Sugianto kepada penggantinya Laksma Guguk
Handayani. "Saya serahkan kemudi ini, silahkan menahkodai Lantamal VIII
Manado. Selamat bertugas, semoga sukses," ujar Sugianto. Selanjutnya,
Laksma Guguk dan istri menyerahkan kalungan bunga dan bunga tangan
kepada Sugianto dan istri.
Suasana haru memuncak kala dua siswa SD Hang Tuah membaca puisi
pelepasan. Ny Rurin tak kuasa menahan tangis. Airmata mengalir dari
sepasang matanya. Sugianto terlihat tegar namun jelas kentara ia
emosional melalui momen tersebut.
Setelah itu, Sugianto dan istri menjabat satu persatu perwira, prajurit,
staf, PNS, istri mereka dan siswa-siswi SD-SMP Hang Tuah. Para istri
perwira, prajurit dan staf melepas pasangan ini dengan tangis. "Terima
kasih, terima kasih ya. Mohon maaf jika ada salah khilaf. Bertugas yang
baik dan benar ya...," ujar Sugianto kepada prajuritnya.
Prosesi usai ketika Sugianto dan istri menerima laporan dari Komandan
Detasemen Markas (Dandenma) Lantamal VIII, Mayor Laut Maurits Komaling.
Kemudian, Sugianto dan istri menaiki mobil dinas yang membawa mereka ke
rumah dinas Wisma Miangas di Dendengan Luar.
Setelah bertugas 11 bulan 4 hari di Sulut, Sugianto akan berdinas
sebagai Komandan Pusat Penerbangan TNI AL (Danpuspenerbal) di Surabaya.
Direncanakan, Sugianto dan keluarga akan bertolak ke Surabaya, Kamis
lusa.(*)