Natal 2011
Pra Natal Gigasteel CV Ryos Jaya Mandiri
Momen Natal harus menjadi perbaikan hati menjadi suci, pemberi semangat dalam menjalani kehidupan yang benar.
Laporan Wartawan Tribun Manado Budi Susilo
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Momen Natal harus menjadi perbaikan hati menjadi suci, pemberi
semangat dalam menjalani kehidupan yang benar. Demikianlah pesan kotbah
Pra Natal Gigasteel CV Ryos Jaya Mandiri, Kamis (22/12/2011).
Pendeta Venche Lukar, menuturkan, setiap manusia jangan seperti bunga Mawar, tampak luar terlihat indah, menarik dan wangi tetapi di dalamnya terdapat duri tajam.
"Janganlan kita merasa hebat punya kekuatan tetapi hati kita seperti duri yang membuat sakit orang lain," ujarnya.
Karena itu, mari di penghujung akhir tahun melalui momen Natal, umat manusia terus lakukan refleksi, pembenahan kepada hal yang bermanfaat. "Kita harus setiap saat menjaga hati kita tetap suci," tegasnya.
Pantauan Tribun Manado, acara dihadiri sekitar 50 orang, ada dari panti asuhan, panti jompo yang dalam kesempatannya pun Gigasteel CV Ryos Jaya Mandiri memberikan santunan.
Tidak lupa turut dihadiri pula Direktur Gigasteel CV Ryos Jaya Mandiri, Mario Soebono dengan mengenakan kemeja biru panjang. Di sambutannya, beliau menuturkan, Natal sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan dan persatuan perusahaan.
"Kita ada orang GMIM, Katolik, Protestan tapi tetap bersatu, bahkan juga ada yang muslim, semoga ini berkat bagi kita semua," ujarnya.