Cuaca Buruk
Nelayan Bunaken Hilang Dihantam Gelombang
Ama Makis, nelayan Kelurahan Bunaken, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, dikabarkan hilang
Petugas Search And Rescue (SAR) Manado, Ali Moerid, di Manado, Senin, mengatakan saat kejadian korban melaut bersama‑sama dengan teman nelayan lainnya, Saddam.
"Saat mereka melaut, kondisi perairan belum terlalu bergelombang. Perahu kemudian terus menuju ke perairan belakang Pulau Manado Tua untuk menangkap ikan Tuna. Perahu kemudian diikat pada sebuah rakit, tempat berkumpulnya ikan," katanya.
Ali mengatakan korban masih saja menetap di perahu sedangkan Saddam memilih berada di rakit bersama dengan nelayan lainnya.
"Tiba‑tiba angin bertiup cukup kencang, dan disertai dengan gelombang yang cukup tinggi yang kemudian menghantam perahu. Tali pengikat perahu tak kuasa menahan deras dan kuatnya gelombang dan putus," katanya.
Ama Makis yang berada dalam perahu ikut terserat arus dan dinyatakan hilang belum ditemukan.
"Saat kejadian diperkirakan pukul 22.00 WITA hari Minggu (4/12). Tinggi gelombang waktu itu cukup besar," kata Moerid.
Kabar hilangnya Ama Makis tersebar setelah Saddam dievakuasi nelayan yang berada dirakit ke Pulau Nain, Kabupaten Minahasa Utara.
Sampai pukul 16.45 WITA, jelas dia, Ama Makis belum ditemukan tim SAR dan warga yang ikut melakukan pencarian.
Pencarian di tiga lokasi masing‑masing perairan Malalayang, Perairan Bitung dan Nain, menurutnya agak terkendala karena tinggi gelombang. "Tim SARNAS sekitar 18 orang masih melakukan pencarian dibantu warga," katanya. (ant)